Sabtu, April 25, 2026
Beranda blog Halaman 19

Dukungan Anggaran 100 T Cair Bulan September 2025 untuk Program MBG, Oprasional Hingga Pembangunan Dapur

Gurilaps.com || Tambahan anggaran Rp 100 triliun untuk Badan Gizi Nasional (BGN) diperkirakan cair pada September 2025. Anggaran ini akan dipergunakan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk operasional hingga pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, ada tiga kunci dalam pelaksanaan program MBG, antara lain anggaran, sumber daya manusia (SDM), dan infrastruktur. Terkait anggaran, menurutnya BGN tidak menemui kendala apapun.

“Karena berapapun yang diminta oleh BGN pasti akan diberi oleh Pak Presiden (Prabowo). Jadi kalau yang lain, dia kasihan,” kata Dadan, dalam sambutannya di acara penandatanganan MoU di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Sabtu (22/3/2025).

“BGN kena efisiensi sedikit, ditambahnya lebih besar daripada dia kena efisiensi. Jadi, kita kena efisiensi Rp 200 miliar, tetapi September sudah dijanjikan tambahan Rp 100 triliun. Jadi (efisiensi) Rp 200 miliar nggak ada apa-apanya,” ujarnya.

Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dana ini beserta dukungan lainnya dari kementerian dan lembaga (KL) akan dimaksimalkan untuk operasional program MBG. Ditargetkan pada akhir tahun ini bisa tercapai target penyaluran MBG hingga ke 82,9 juta penerima.

“Mudah-mudahan keinginan Presiden agar 82.9 juta ini bisa dipenuhi di akhir tahun bisa tercapai,” ujarnya.

Lebih lanjut Dadan melaporkan, saat ini total sudah ada 1.050 Dapur SPPG yang tersebar di berbagai daerah. Dapur ini dibangun dengan skema kemitraan, tanpa adanya penggunaan uang negara.

Ke depannya, BGN membangun 1.542 dapur SPPG dari APBN. Ia meminta bantuan agar pembangunan 1.542 dapur ini bisa dibangun sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (PU) No. 1 tahun 2020 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang Bangun Melalui Penyedia.

“Yang 1.542 akan dibangun oleh Badan Gizi dan kami mohon bimbingan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan agar sesuai dengan Permen PU No. 1 tahun 2020 dan itu mendapatkan kualitas yang baik,” kata dia.

Sebagai informasi, sebelumnya Anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) dipangkas Rp 200,2 miliar dari total pagu anggaran semula Rp 71 triliun pada 2025.

“Efisiensi pada anggaran belanja nasional dan juga daerah dan BGN pun termasuk yang salah satu yang kena efisiensi meskipun besarannya kurang lebih 0,2845% jadi berkurang Rp 200,2 miliar,” kata Dadan saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu malam (12/2/2025).

Dadan menerangkan anggaran yang dipangkas itu untuk pengadaan lahan pembangunan satuan pemenuhan pelayanan gizi (SPPG). SPPG ini untuk menunjang pemenuhan menu MBG di setiap daerah.***

Foto : Istimewa

Editor : AS

Dzikir dan Shalawat Bergema di Pedesaan untuk Kesehatan Presiden Prabowo dan  Keselamatan Bangsa  

0

GURILAPS.COM ||  Adanya sekelompok orang yang terus mengganggu roda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, menjadi perhatian serius dari beberapa elemen masyarakat yang sangat menginginkan adanya sebuah kedamaian di negeri ini.

Salahsatunya datang dari sekelompok orang yang terhimpun di sebuah Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto, di bawah naungan Yayasan Merah Putih 08.

Diketahui, Majelis Dzikir dan Shalawat tersebut membawahi beberapa majelis yang ada di seluruh Indonesia dan tergabung dalam sebuah wadah bernama “Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto”.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Majelis Dzikir dan Shalawat yang ada di Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Dibawah komando ustadz M. Dadeng Gojali atau yang disapa Buya Gonzalez, Dzikir dan Shalawat terus dikumandangkan untuk keselamatan negeri ini.

“Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto ini sebagai media komunikasi lahir bathin antara rakyat dan presiden nya. Dimana rakyat sungguh sangat mendukung semua program yang sedang di jalankan oleh pemerintah Prabowo Subianto, jangan sampai ada yang mengganggu,” ungkap Buya Gonzalez kepada gurilaps.com melalui sambungan telepon, Sabtu 22/03/2025.

“Untuk itu, Kami sebagai masyarakat Indonesia yang sayang terhadap kemajuan bangsa turut mendoakan Pak Presiden; agar selalu sehat, panjang usia, di berikan kekuatan dan keberkahan, serta di hilangkan dari segala marabahaya,” tambahnya.

“Pada intinya Kami siap lahir bathin mendukung Pak Prabowo,” tutup Buya Gonzalez.

Sementara itu, Direktur Hukum dan HAM Yayasan Merah Putih 08, Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto, Elan Maulana mengatakan, kegiatan Dzikir dan Shalawat tersebut akan secara rutin dilakukan sebagai wujud dukungan bathiniyyah terhadap kepemimpinan Prabowo Subianto.

“Ini merupakan implementasi dukungan dan harapan masyarakat pada Presiden Prabowo. Dengan lantunan Dzikir dan Shalawat, Insya Allah energi positifnya akan mengalir kepada Presiden sebagai pribadi dan juga sebagai pemimpin bangsa,” kata Elan.

“Rutinan ini juga sebagi bentuk dukungan dan kecintaan masyarakat melalui Majelis Dzikir dan Shalawat. Ketika seluruh masyarakat Indonesia mendoakan Presiden Prabowo melalui jalur langit, maka diharapkan frekwensi ini menjadi satu kekuatan kepada Presiden untuk membawa masyarakat Indonesia yang sejahtera, sesuai denga yang ada dalam Asta Citanya,” pungkas Elan.***

Foto : Istimewa

Editor : AS

BNI 46 Dukung SMSI Pengusulan RM Margono Djojohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional.

Gurilaps.com, Semarang || Dalam rangka pengusulan RM Margono Djojohadikusumo Jadi Pahlawan Nasional, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) usai gelar Seminar Kabupaten kolaborasi dengan Seruling Mas diPurwokerto pada Selasa (18/3/2025), kembali SMSI gelar seminar di tingkat provinsi Jawa Tengah, diadakan di Art Center Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang (20/3/25).

Seminar Provinsi dalam rangka pengusulan RM Margono Djojohadikoesoemo sebagai calon pahlawan nasional ini dihadiri oleh: Direktur Pemberdayaan Masyarakat Kemensos RI, Radik Karsadiguna, mewakili Menteri Sosial RI, Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah, Imam Syakur M.Si., mewakili Gubernur Jawa Tengah, Kepala BNI Regional Yogyakarta Aryanto Suwondo Geni, Wakil Rektor IV Undip, Prof. Wijayanto, S.I.P., M.Si., Ph.D., Dekan FIB Undip, Prof. Alamsyah, Kordinator Profesor Insan Cita Sujana Saeman, Wadek 1 dan Wadek 2 FIB Undip Prof. Farmacelia Nurhadi, SS, M.Hum, MA, Ph.D dan Dr. Siti Maziah, M.Hum, Ketua SMSI Jawa Tengah, KRA. Samsul Arifin, Hadir juga sejumlah guru besar diantaranya Prof. Suradi Wijaya, Mas Sam Rahman, Dr. Sartono, Dr. Abdul Kohar, Mudzakir, perwakilan organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia, Perwakilan Kraton Kesunan Surakarta Hadininggrat dan PW Ansor Jawa Tengah.

Seminar diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Sambutan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Tengah KRA. Samsul Arifin, pada kesempatan tersebut dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Undip, pimpinan Bank Negara Indonesia (BNI), serta seluruh tamu undangan yang hadir.

“Saya mewakili Ketua SMSI Pusat mengucapkan terima kasih kepada Bapak Radik Karsadiguna, AKS, M.Si
sebagai Direktur Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Sosial Republik, yang mewakili Menteri Sosial,
Rektor Undip yang diwakili oleh Wakil Rektor IV Prof. Wijayanto, Bapak Imam Syukur M.Si. Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah, narasumber, Bank BNI yang telah mendukung acara ini, serta seluruh tamu undangan,” ujar Samsul Arifin.

Samsul juga menyampaikan “kita berkumpul di Undip yang luar biass ini, tidak lepas dari rasa cinta dan hormat kita Kepada perjuangan Bapak RM Margono. Untuk itu, saya mewakili Bapak Firdaus, Ketua Umum SMSI Pusat mohon dukungan dalam memperjuangkan proses pencalonan Bapak RM Margono sebagai Pahlawan Nasional” tandas Samsul.

Setelah sambutan Samsul tersebut, diputar video biografi SMSI Pusat beserta berbagai prestasi yang telah diraih oleh organisasi tersebut.

Kemudian Paparan Kepala Regional BNI Yogyakarta dan Jawa Tengah, Aryanto Suwondo Geni. Pada kesempatan tersebut, Aryanto menyampaikan bahwa RM Margono Djojohadikoesoemo adalah sosok penting dalam sejarah ekonomi Indonesia.

“Beliau adalah pendiri Bank Negara Indonesia yang telah berkontribusi besar dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Semoga pengusulan ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan yang baik,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga Aryanto mengatakan “BNI berdiri pada tahun 1946, dan saat itu RM Margono menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Agung RI. Kami bangga mengetahui jejak perjuangan beliau” ujar Aryanto

Pada kesempatan itu, Kepala BNI Yogyakarta ini juga menyampaikan “lebih lagi kebanggaan kami sebagai karyawan BNI, ketika banyak pihak melakukan kajian atas jasa – jasa dan perjuangan bapak RM Margono Djojohadikoesoemo untuk diusulkan sebagai pahlawan nasional.

Ditempat yang sama Aryanto juga menyampaikan “Dengan semangat kebangsaan yang tinggi, seminar ini menjadi langkah penting dalam memperjuangkan pengakuan Bapak RM Margono Djojohadikoesoemo sebagai pahlawan nasional, mengingat dedikasinya dalam dunia ekonomi dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia” tandas Aryanto.

Senada dengan itu, Wakil Rektor IV Undip menyampaikan bahwa sejarah tidak hanya mengajarkan peristiwa masa lalu, tetapi juga menjadi pijakan dalam menentukan langkah ke depan.

“RM Margono Djojohadikoesoemo adalah pahlawan bangsa dengan kontribusi nyata bagi negara ini. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah, Imam Syakur M.Si., menambahkan bahwa RM Margono juga pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Agung RI pertama serta aktif sebagai pejuang di bidang ekonomi.

Imam juga menyampaikan “Pengumpulan berkas pengusulan calon pahlawan nasional ini paling lambat 11 April 2025. Kami harap SMSI segera mengajukan rekomendasi kepada Gubernur Jawa Tengah untuk mendukung proses ini,” ungkapnya.

Radik Karsadiguna, AKS, M.Si
sebagai Direktur Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Sosial Republik, yang mewakili Menteri Sosial, menyatakan bahwa RM Margono Djojohadikoesoemo
telah meletakkan pondasi penting dalam perjuangan kemerdekaan. “Pergerakan dan perjuangan beliau merupakan faktor utama yang menjadikannya layak diusulkan sebagai pahlawan nasional. Untuk itu, SMSI harus segera memenuhi berbagai persyaratannya”. Ujarnya.

Usai berbagai acara pembukaan, diadakan Seminar Provinsi dengan narasumber Prof. Dr. Alamsyah, S.S., M.Hum Dekan FIB Undip, Prof. Dr. H. Singgih Tri Sulistiyono, M.Hum, Sejarawan Undip dan Prof. Dr. Phil Al Makin, MA., Mantan Rektor UIN. Pada seminar ini juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dipimpin oleh Prof. Dr. Taufiqurokhman, S.Sos., M.Si sebagai moderator.[*/red]

Editor : AS

Soft Launching Motor SR 250 Lite dan Zeeho AE4 oleh IB Motor Group Bandung

0

Gurilaps.com, Bandung || IB Motor Group menggelar acara soft launching dua motor terbarunya, SR 250 Lite dan Zeeho AE4, di dealer resmi mereka yang terletak di Jalan Ibu Inggit Garnasih, Bandung. Acara yang dihadiri oleh berbagai kalangan ini, menampilkan dua kendaraan yang siap meramaikan pasar otomotif dengan teknologi canggih dan desain modern, Kamis (20/03/25).

Pada kesempatan tersebut, Manager IB Motor Group, Bapak Yogi, memberikan wawancara eksklusif mengenai kedua motor terbaru ini. Bapak Yogi menjelaskan, “SR 250 Lite dan Zeeho AE4 merupakan inovasi terbaru kami yang hadir untuk memenuhi kebutuhan kendaraan masa depan. SR 250 Lite hadir dengan desain sporty dan performa tangguh, sementara Zeeho AE4 adalah motor listrik yang ramah lingkungan dengan teknologi terkini.”

Bapak Yogi juga mengungkapkan harapannya, “Kami berharap seluruh masyarakat Kota Bandung dapat merasakan sensasi berbeda berkendara dengan kedua motor ini. Dengan fitur-fitur unggulan dan pengalaman berkendara yang tak terlupakan, kami yakin kedua motor ini akan menjadi pilihan utama bagi para pecinta otomotif.”

Acara soft launching ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan motor-motor baru tersebut, tetapi juga sebuah langkah strategis IB Motor Group untuk memperkenalkan inovasi otomotif yang siap mengubah wajah dunia otomotif di Indonesia.j

Dengan kehadiran SR 250 Lite dan Zeeho AE4, IB Motor Group berharap dapat memberikan pilihan kendaraan yang lebih efisien, ramah lingkungan, serta memenuhi ekspektasi konsumen yang semakin berkembang.

(Yehezkiel Sitohang)

Editor : AS

Pembangunan Tol Cisuka Seksi III Berdampak pada Bendungan Cikolawing, Petani di Cibadak Kesulitan Irigasi

0

Gurilaps.com || Pembangunan Jalan Tol Ciawi – Sukabumi (Cisuka) Seksi III menuai protes dari warga, terutama para petani di Desa Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Proyek Strategis Nasional (PSN) ini diduga menjadi penyebab utama terhambatnya aliran air dari Bendungan Cikolawing, yang selama ini menjadi sumber irigasi utama bagi lahan pertanian di wilayah tersebut.

Kepala Desa Cibadak, Ridwan Kurniawan, mengungkapkan bahwa bendungan yang terletak di Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, sebelumnya mampu mengairi sekitar 51 hektare lahan pertanian di Cibadak. Namun, seiring dengan pembangunan tol dan perkembangan permukiman, luas lahan sawah menyusut, dan sistem irigasi terganggu.

“Dulu, air dari Bendungan Cikolawing bisa mengaliri hampir seluruh wilayah Kelurahan Cibadak. Sekarang, hanya mampu mencapai RW 29, RW 13, dan RW 15. Bahkan, wilayah hilir tidak lagi mendapatkan air karena talang irigasi yang bocor akibat karat dan berkurangnya debit air,” ujar Ridwan, Minggu (16/3/2025).

Menurutnya, kondisi ini semakin memburuk sejak pembangunan Tol Cisuka Seksi III dimulai. Longsoran tanah urugan dan banjir telah menutup beberapa titik saluran air, menyebabkan aliran Cikolawing terhambat.

“Air sebenarnya masih ada, tetapi tertahan oleh longsoran sehingga tidak sampai ke wilayah Cibadak. Bahkan, bendungan yang menjadi pemisah aliran air jebol. Akibatnya, pertanian kini sepenuhnya bergantung pada hujan. Saat musim hujan, petani masih bisa bercocok tanam, tetapi ketika kemarau, sawah dibiarkan kosong,” tambahnya.

Selain mengancam sektor pertanian, kondisi ini juga berimbas pada kesehatan masyarakat. Sungai yang mengering mengeluarkan bau tidak sedap dan menjadi tempat berkembangnya bakteri serta nyamuk, yang berpotensi menimbulkan penyakit seperti demam berdarah (DBD) dan tipes.

“Banyak warga mengeluhkan bau menyengat dari sungai yang mengering. Ditambah lagi, banyak yang membuang limbah rumah tangga dan buang air besar di sungai. Masalah ini perlu solusi menyeluruh, salah satunya dengan membangun septic tank komunal,” jelas Ridwan.

Pihak kelurahan telah beberapa kali berkoordinasi dengan pengelola Tol Cisuka dan berupaya mengatasi masalah ini bersama masyarakat. Salah satu upaya yang tengah diusulkan adalah pemasangan gorong-gorong untuk memperbaiki sistem irigasi.

“Materialnya sudah tersedia, tetapi pemasangan masih tertunda dengan alasan menunggu hujan reda. Jika dibiarkan berlarut-larut, masyarakat akan semakin kesulitan. Kami berharap proyek ini segera dipercepat agar irigasi kembali optimal,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : AS

Jalan Rusak di Penggeleseran Cibatu Cikembar Ganggu Mobilitas, Perbaikan Baru Dimulai 2025

0

Gurilaps.com || Kondisi jalan rusak di ruas Jalan Raya Penggeleseran – Cibatu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, terus menuai keluhan warga. Selain berlubang, jalan ini juga sering dipenuhi lumpur dan genangan air, sehingga membahayakan pengendara. Tak sedikit pengendara, terutama pengguna sepeda motor, terjatuh akibat jalan yang rusak parah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, mengakui bahwa ruas jalan tersebut merupakan tanggung jawab pemerintah daerah. Pihaknya telah mengusulkan agar jalan ini dijadikan jalan provinsi karena menghubungkan jalan nasional dan jalan provinsi. Namun, pengalihan status tersebut hanya bisa dilakukan jika kondisinya sudah baik.

“Setiap tahun, Dinas PU Kabupaten Sukabumi melakukan perbaikan pada ruas jalan ini. Penggunaannya sangat tinggi, hampir setara dengan jalan nasional,” ujar Dede, Minggu (16/3/2025).

Menurutnya, Pemkab Sukabumi berencana melakukan perbaikan jalan secara bertahap mulai 2025. Saat ini, sekitar 4 kilometer jalan masih perlu dibeton agar lebih kuat dan tahan lama.

“Pada tahap awal, lebih dari 1 kilometer jalan akan diperbaiki. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses lelang, dan pengerjaan direncanakan dimulai pada musim kemarau, sekitar Mei hingga Juli 2025,” jelasnya.

Dede berharap perbaikan ini dapat memperlancar akses masyarakat dan meningkatkan keselamatan berkendara.

“Kami berharap masyarakat dapat bersabar menunggu proses perbaikan dan mendukung program pembangunan infrastruktur ini demi kenyamanan bersama,” pungkasnya.***(RAF)

700 Ekor Ayam Dibutuhkan Setiap Desa per Minggu Dukung Makan Bergizi Gratis

Gurilaps.com || Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan setiap desa membutuhkan setidaknya 700 ekor ayam per minggu untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG).

Jumlah ini dihitung berdasarkan kebutuhan pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan dibangun di berbagai desa guna memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

“Satu Satuan Pelayanan melayani 3 ribu penerima manfaat itu setiap hari membutuhkan 200 kilogram (kg) beras, 350 kg ayam. Kalau 1 kg ayamnya satu, itu artinya butuh 350 ayam sekali masak. Kalau 2 kali masak dalam seminggu, butuh 700 ayam dalam satu desa,” ujar Dadan dalam acara Buka Bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/3).

Ia menyebut program andalan Presiden Prabowo Subianto ini akan menyasar 82,9 juta penerima manfaat, yang merupakan segmen baru dalam perekonomian Indonesia. Ia menyebutnya sebagai “new emerging market” atau pasar baru yang belum pernah ada sebelumnya.

“82,9 juta itu adalah new emerging market. Itu market yang tidak pernah ada sebelumnya. New emerging market 82,9 juta,” jelasnya.

Dadan juga menjelaskan jika setiap penerima manfaat diwajibkan mengonsumsi telur dalam satu hari, maka dibutuhkan 82,9 juta butir telur per hari. Dengan asumsi satu kg telur berisi 16 butir, total kebutuhan telur mencapai 5 juta ton.

“Berapa ton 82,9 juta telur itu? Ada yang tahu gak? Satu kilo berapa? Ini kan pengusaha semua. Satu kilo 16 (butir). Jadi kalau 82,9 juta dibagi 16 itu artinya 5 juta kg atau 5 juta ton. Dari mana telur akan kita ambil 5 juta ton sekali makan?” lanjutnya.

Saat ini, Dadan mengungkap Indonesia mengalami surplus produksi pangan, dengan kelebihan 200 ribu ton telur dan 600 ribu ton ayam.

Namun, kata dia, kondisi ini terjadi karena hanya 30 persen penduduk yang mampu membeli ayam dan telur, sementara 60 persen anak-anak di Tanah Air masih mengalami kekurangan gizi.

Oleh karena itu, Dadan berkata BGN berupaya menyerap surplus tersebut untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Untuk mendukung distribusi pangan bergizi, pemerintah berencana membangun 30 ribu SPPG. Hingga saat ini, baru 726 satuan yang beroperasi dan melayani 2,2 juta orang.

Dalam waktu dekat, jumlahnya akan bertambah menjadi 1.100 satuan untuk melayani 3 juta penerima manfaat.

Selain ayam, Dadan menyebut SPPG juga memerlukan 300 kg sayuran setiap hari. Ia koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) perlu terlibat untuk memastikan pasokan pangan tetap stabil.

Ia menyarankan agar petani bekerja sama dalam sistem agrikultur terkoordinasi, di mana setiap hari mereka menanam jenis sayuran berbeda guna memenuhi kebutuhan pangan satuan pelayanan.

“Jadi ini luar biasa, jadi tidak mungkin petani sendirian yang menanam, ini harus dalam bentuk kerja sama, diagregasi oleh apa? Koperasi, BUMDes, oleh para pengusaha, sehingga petani bisa meningkatkan produktivitas daerahnya,” tandasnya.***

Foto : Istimewa

Editor : AS

GPN 08 Ranting Cisaat Cicurug, Buka Bersama serta Pembukaan Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto

0

Gurilaps.com || Gerakan Persatuan Nasional (GPN) 08 Ranting Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, melaksanakan buka puasa bersama sekaligus pembukaan Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto, bertempat di Sekretariat Majelis Dzikir dan Shalawat Ranting Cisaat, Sabtu 15/03/2025.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Yayasan Merah Putih 08 yang sekaligus sebagai Sekjen DPP GPN 08, Sihabudin, Dewan pendiri Yayasan Merah Putih 08, Aam Abdul Salam, SAg, Advisor Mandiri Tresury, Pengurus DPC GPN 08, pengurus Yayasan Merah Putih 08, Kades Cisaat serta seluruh anggota GPN 08 serta Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto Desa Cisaat.

Diketahui, gelaran buka bersama yang digagas oleh Ranting GPN 08 Desa Cisaat tersebut merupakan ajang silaturahmi antar anggota sekaligus launching Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto di bawah naungan Yayasan Merah Putih 08.

Ditemui gurilaps.com, Ketua Majlis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto Ranting Desa Cisaat, M. Dadeng Gojali alias Buya Gonzales menuturkan rasa bangganya launching tersebut bisa dihadiri oleh pimpinan GPN 08 dan petinggi Yayasan Merah Putih 08.

“Alhamdulillah, pembukaan Majelis Dzikir dan Shalawat ini bisa dihadiri pimpinan GPN 08 dan Yayasan Merah Putih 08. Kami merasa bahagia atas atensi dari para petinggi ini,” tutur Buya Gonzales.

“Kehadiran mereka sangat berarti bagi Kami yang baru membuka kegiatan Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto. Ini membuktikan bahwa dukungan mereka kepada Kami tidak hanya pada tataran lisan saja tapi sudah dibuktikan dengan kehadirannya,” tambah Buya Gonzales.

Buya menegaskan, Majelis Dzikir dan Shalawat yang dipimpinnya akan terus kontinyu melakukan kegiatan Dzikir dan Shalawat dengan ribuan jamaah yang selalu hadir ditempatnya.

“Kami melaksanakan Dzikir dan Shalawat sebanyak 2 kali dalam seminggu. Dengan target yang hadir kedepan bisa mencapai puluhan ribu,” tegas Buya Gonzales.

Sementara itu Sekjen DPP GPN 08 yang sekaligus sebagai Ketua Umum Yayasan Merah Putih 08, Sihabudin mengungkapkan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas inisiatif dari Ranting GPN 08 Desa Cisaat yang telah lebih dahulu membuka kegiatan Majlis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto.

“Saya berikan apresiasi yang sangat tinggi atas inisiasinya. Ini yang pertama pembukaan Majelis Dzikir dan Shalawat yang dibawah naungan Yayasan Merah Putih 08,” ungkap Budi sapaan karib Sihabudin.

“Walaupun levelnya ranting, tapi ini membuktikan bahwa Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto mendapatkan respon positif dari arus bawah,” lanjut Budi.

Senada, Dewan penasehat Yayasan Merah Putih 08 yang sekaligus penggagas dan pendiri Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto, Aam Abdul Salam, S.Ag mengatakan, latar belakang pendirian majelis dzikir dan shalawat tersebut dalam rangka menyatukan frekwensi antara rakyat dengan pimpinan negara ini.

“Majelis Dzikir dan Shalawat ini dibentuk filosofinya adalah, harus ada kesamaan frekwensi antara pemimpin dengan rakyatnya,” kata Aam.

“Kehadiran Majelis Dzikir dan Shalawat ini menjadi sebuah keharusan. Ketika pemimpinnya (presiden-red) didoakan oleh rakyatnya maka, energi positif itu akan mengalir kepada Presiden Prabowo, sebagai simbol kekuatan untuk bisa memimpin negara ini,” tambah Aam.

Aam menjelaskan, kekuatan doa yang dilantunkan di setiap Majelis Dzikir dan Shalawat akan menjadi spektrum yang dahsyat agar Presiden Prabowo benar-benar bisa menjalankan Asta Citanya.

“Kekuatan doa kita yakini menjadi hal yang sangat penting bagi Presiden dalam menjalankan roda kepemimpinannya. Insya Allah, Asta Cita yang merupakan program prioritas Bapak Presiden, bisa dilaksanakan untuk membawa rakyat Indonesia yang sejahtera,” pungkas Aam.***

Foto : Aab

Editor : AS

Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto, Serukan Doa untuk Kesehatan Presiden Prabowo dan Kedamaian Negeri

0

Gurilaps.com || Wujud keseriusan dukungan terhadap jalannya roda pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo, terus disampaikan oleh berbagai elemen masyarakat.

Salahsatunya datang dari gabungan kelompok masyarakat, ormas, jaringan aktivis 98, tokoh ulama, ponpes, komunitas media cyber yang peduli terhadap keselamatan dan kesejahteraan bangsa dan negara Indonesia, dengan membentuk “Yayasan Merah Putih 08”.

Dimana Yayasan Merah Putih 08 ini dibentuk dengan membuat gerakan “Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto”.

Salah seorang penggagas Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto Gerakan Persatuan Nasional 08, yang sekaligus sebagai Dewan Pendiri Yayasan Merah Putih 08, R Deni Koswara Kusumadinata mengungkapkan kehadiran Majelis Dzikir dan Shalawat tersebut berangkat dari sebuah keprihatinan banyaknya rongrongan dari sekelompok orang yang tidak ingin maju dan sejahtera nya bangsa Indonesia.

“Secara simpel, Majelis Dzikir dan Shalawat ini berangkat dari sebuah keprihatinan yang disinyalir,  ada sekelompok orang yang selalu merongrong dan ingin merusak negara. Terlihat hari ini, bagaimana goncangan-goncangan yang mengganggu jalannya pemerintahan Presiden Prabowo sangat terlihat jelas,” ungkap Deni kepada gurilaps.com,  disela-sela Rakor pengurus, bertempat di Ponpes Al Istiqamah, Sukabumi, Rabu 12/03/2025.

“Dimana, kebaikan Prabowo sering di hambat oleh sekelompok orang yang tidak senang dengan visinya Prabowo. Langkah-langkah kita sebagai anak bangsa harus mengambil bagian untuk memberikan energi positif bagi Presiden Prabowo, dalam mengetuk pintu langit dengan untaian Dzikir dan Shalawat bagi keselamatan dan kesejahteraan rakyat,” tambah Deni.

Deni menjelaskan, banyak cara yang bisa kita lakukan sebagai anak bangsa. Bagaimanapun bentuknya, yang jelas ada energi positif yang mengalir sebagai media bathiniyyah yang bisa disalurkan untuk kekuatan Presiden Prabowo dalam memimpin bangsa dan negara.

“Yayasan ini bagian ikhtiar perjuangan untuk mendukung semua program yang bagus dengan asta citanya Presiden Prabowo. Majelis Dzikir dan Shalawat merupakan bagian membangun negara dari desa untuk mensukseskan asta cita,” jelas Deni.

Bentuk Keseriusan Dukungan Terhadap Presiden Prabowo, Yayasan Merah Putih 08 Teguhkan Perjuangan Lewat Majelis Dzikir dan Shalawat (foto : Intan)

“Program Presiden harus sampai ke rakyat. Majelis Dzikir dan Shalawat harus jadi bagian penting dan duta penyampai informasi kepada masyarakat. Suara jamaah Majelis Dzikir dan Shalawat akan sampai ke pribadi Prabowo dan ke pemerintahan secara umum,” lanjut Dewan pendiri Yayasan Merah Putih 08 ini.

Deni menyebut, Dzikir dan Shalawat bisa menjadi sebuah kekuatan besar bagi keselamatan dan kesejahteraan bangsa dan negara Indonesia dalam menyongsong Indonesia emas tahun 2045.

“Dzikir dan Shalawat bisa menjadi kekuatan yang dahsyat untuk keselamatan dan kesejahteraan bangsa dan negara Indonesia. Karena bagi Kita, Do’a merupakan senjatanya orang mukmin, mendoakan pemimpin bagian tanggung jawab rakyat,” sebut Deni.

Sebagai informasi, di Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto Gerakan Persatuan Nasional 08, selalu mendoakan 3 hal penting untuk negeri ini, yaitu :

1. Doa dan Shalawat untuk kesehatan, keselamatan, panjang umur serta dijauhkan dari marabahaya Presiden Prabowo Subianto.

2. Doa dan Shalawat untuk kelancaran, kesuksesan, dan keberkahan  program Asta Cita.

3. Doa dan Shalawat untuk negeri aman, damai dan sejahtera, “Baldatun Thoyyibatun Warabbun  Ghofur”.

Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto GPN 08 dibawah naungan Yayasan Merah Putih 08, merupakan organ pendukung Presiden Prabowo Subianto. Dalam kerja-kerja bathiniyyahnya terus memberikan  dukungan atas semua program Presiden untuk membela rakyat kecil, yang telah dituangkan dalam Asta Cita.

“Saya sangat menginginkan Majelis Dzikir dan Shalawat ini, harus terbentuk sebuah nilai yang bisa jadi penawar kekuatan bagi Presiden Prabowo dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala negara sekaligus sebagai kepala pemerintahan. Dampaknya, tujuan Indonesia sejahtera segera tercapai. Habis gelap terbitlah terang,”   pungkas Deni.***

Editor : Saeful Usman

Saeful Usman Ketua JPMSS : Sukabumi di Uji Lagi Bencana, Mari Bersatu Bergandeng Tangan

0

Gurilaps.com || Banjir seolah jadi bencana yang begitu karib dengan Kabupaten Sukabumi. Setiap musim penghujan, hampir seluruh Kecamatan bisa saja kebanjiran.

Contohnya saja di awal bulan suci Ramdhan 1446 H, masyarakat Kabupaten Sukabumi dikagetkan dengan adanya cuaca hujan ekstrim yang berlangsung lama pada Kamis malam, 06/03/2025.

Akibatnya, banjir limpasan, longsor, jembatan ambruk dan pergerakan tanah di 17 Kecamatan merusak hingga menyebabkan korban jiwa.

Peristiwa tersebut menyisakan duka yang mendalam bagi mayoritas masyarakat Sukabumi Selatan (Pajampangan). Kenapa tidak, dampak bencana tersebut selain melumpuhkan aktifitas, karena akses jalan terhambat dengan material longsoran, banyak juga fasilitas lain yang rusak, seperti padamnya aliran listrik dan putusnya sambungan komunikasi katena tidak ada signal.

Kepada gurilaps.com, salah seorang warga Sukabumi Selatan, Saeful Usman mengungkapkan, peristiwa yang melanda wilayah Pajampangan tersebut diluar prediksi dan dugaan banyak orang.

“Saya sangat kaget, kenapa? Karena bencana akibat hujan ekstrim ini baru saja terjadi di akhir tahun 2024. Dampak bencana kemarin saja belum usai, sekarang ditimpa lagi,” ungkap Saeful Usman yang posisinya kebetulan lagi berada di Kota Sukabumi.

“Saya tidak menyangka akan terjadi hujan ekstrim yang mengakibatkan banjir dan longsor lagi. Kebetulan rencananya hari ini saya mau pulang ke rumah, tapi menurut informasi yang saya terima semua akses menuju rumah tertutup longsor, ya terpaksa saya tunda kepulangan,” tambah warga Kp. Bakan Baru, Desa Banyumurni, Kecamatan Cibitung ini.

Ditanya terkait kondisi kampung halamannya yang ada di Cibitung, Saeful Usman menjelaskan, kondisinya belum terdata secara pasti, dikarenakan tidak bisa berkomunikasi dengan keluarga ataupun lembaga yang ada di wilayahnya.

“Secara pasti Saya belum dapat informasi kondisi terkini kampung dan desa tempat saya tinggal. Sampai sekarang Saya belum bisa komunikasi sama siapapun bahkan sama keluarga juga, mungkin listrik padam biasanya kalau seperti ini,” jelas Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat Sukabumi Selatan (JPMSS) ini sambil berurai air mata.

Saeful Usman berharap, bencana yang melanda Wilayah Sukabumi Selatan segera berakhir. Apalagi di bulan suci Ramadhan seperti sekarang ini, tentunya mobilitas warga sangat tinggi, dan pasti banyak kegiatan yang berhenti karena mimnya akses.

“Saya harap bencana ini segera berkahir. Bupati Sukabumi melalui BPBD serta dinas terkait lainnya segera untuk menangani dengan cepat. Agar warga terdampak, khususnya wilayah Sukabumi Selatan yang paling banyak dilanda bencana, kondisinya segera pulih dan bisa beraktivitas kembali,” pungkas Saeful Usman.***

Foto : Aab

Editor : As

Reporter : Dul