Kamis, April 23, 2026
Beranda blog Halaman 18

Kementrian P2MI Kembali Tempatkan PMI di Jerman

Gurilaps.com || Kementerian P2MI/BP2MI terus menggencarkan penempatan skilled worker bagi Pekerja Migran Indonesia.

Salah satunya melalui pelepasan sebanyak 16 Pekerja Migran Indonesia skema G to G perawat ke Jerman, di Lounge Pekerja Migran Indonesia, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu 13/04/2025.

Direktur Jenderal Penempatan KemenP2MI/BP2MI, Ahnas, mengatakan “Hingga saat ini, 259 orang Pekerja Migran Indonesia telah berangkat ke Jerman melalui program Triple Win G to G. Menurutnya, penempatan Pekerja Migran Indonesia tidak hanya sebagai pembantu rumah tangga saja, tetapi sudah mengarah ke sektor skilled,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua STIKES RSPAD Gatot Soebroto, Kolonel Ckm (Purn) Didin Syaefudin, berpesan agar para pekerja migran menjaga nama baik profesi dan negara di negara penempatan.

Selanjutnya, Manager Komponen Program GIZ Triple Win Indonesia, Pujiarti, mengatakan keberhasilan para pekerja migran berada pada diri mereka sendiri.

Diketahui, para pekerja migran tersebut akan ditempatkan di Wolfburg, Jerman dengan penghasilan mencapai 51 juta rupiah.

Editor : AS

Halal Bihalal Kwarcab Pramuka Kabupaten Sukabumi Sekaligus Sertijab Ketua Majelis Pembimbing Cabang

Gurilaps.Com || Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi menggelar halal bihalal Idul Fitri 1446 Hijriah di Pondok Modern Assalam Putri Warungkiara, Sabtu, 12 April 2025.

Kegiatan tersebut sekaligus serah terima jabatan (Sertijab) Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi, dari H. Marwan Hamami kepada H. Asep Japar. Mengingat, Bupati Sukabumi merupakan ex officio Ketua Mabicab Gerakan Pramuka setempat.

Dalam kesempatan tersebut, H. Asep Japar mengaku bahagia dengan amanah yang diembannya sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi. Apalagi jika melihat kiprah Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi yang sangat luar biasa selama ini.

“Ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagi saya. Apalagi melihat kiprah kakak-kakak semua yang sungguh mulia dalam mencetak kaum muda berkarakter unggul melalui pendidikan kepramukaan,” ujarnya.

Bahkan H. Asep meyakini, kiprah yang luar biasa ini dapat menjadi daya dorong dalam mewujudkan salah satu visi Kabupaten Sukabumi.Terutama dalam menciptakan kualitas kaum muda yang unggul.

“Hasil pendidikan kepramukaan menjadi salah satu contoh konkret yang patut kita dukung bersama,” ucapnya.

Maka dari itu, H. Asep mengajak semua kakak-kakak untuk bersama-sama mencurahkan perhatian terhadap kualitas pendidikan kepramukan di semua tingkatan pendidikan formal maupun non formal sebagai bentuk tanggungjawab moril akan pendidikan karakter generasi muda.

“Pendidikan karakter menjadi hal penting dalam membentuk generasi muda yang unggul. Apalagi generasi muda akan meneruskan tonggak estafet kepemimpinan kita semua,” ungkapnya

Tak hanya itu saja, H. Asep pun berharap semuanya ikut andil dalam setiap program dan kebijakan pemerintah demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah).

“Mari kita sama-sama bersinergi dalam menjalankan tugas di Gerakan Pramuka demi mendukung visi Kabupaten Sukabumi yang mubarakah,” ajaknya.

Di akhir sambutannya, H. Asep pun meminta H. Marwan untuk terus mendukung dan memberikan arahannya. Apalagi dengan sepak terjang dan kiprahnya di Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi selama ini.

“Kita ketahui bersama kiprah beliau (H. Marwan) yang sangat panjang, termasuk jasa-jasanya terhadap kemajuan Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi. Jadi kami mohon untuk terus mendukung dan terus memberikan arahan,” pintanya

Ketua Mabicab Periode 2015-2025, H. Marwan Hamami menambahkan, Gerakan Pramuka berkontribusi besar dalam pembinaan karakter bangsa. Maka dari itu, di Kabupaten Sukabumi perlu disyukuri lantaran Gerakan Pramuka masih eksis.

“Gerakan Pramuka merupakan pondasi dalam membentuk karakter. Terutama jika dasa dharma ini diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” bebernya.

Namun dirinya tetap mengingatkan agar para kakak-kakak di Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi untuk terus berinovasi. Baik dari sisi latihan hingga pembinaan.

“Kita harus ingat, didiklah anak sesuai zaman. Maka dari itu kita harus terus berinovasi,” terangnya.

Sementara itu Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, mengajak semuanya untuk terus menjaga kekompakan. Apalagi dengan eksistensi Gerakan Pramuka yang sangat luar biasa di Kabupaten Sukabumi.

“Kita selalu aksis di berbagai kegiatan. Baik kegiatan sosial maupun kebencanaan. Bahkan dalam arus mudik dan balik lebaran kemarin, Pramuka ikut andil membantu di dalamnya,” bebernya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Ade pun menegaskan Gerakan Pramuka akan mendukung visi-misi Kabupaten Sukabumi.

“Kita harus menjadi Kabupaten Sukabumi yang mubarakah. Gerakan Pramuka mendukung visi Kabupaten Sukabumi yang mubarakah,” pungkasnya.

Kegiatan diakhiri dengan berbagai penyerahan dan tausyiah. (AAS)***

Tarif Resiprokal AS Uji Ketangguhan Industri Padat Karya Sukabumi dan Ancaman PHK 

0

Gurilaps.com || Kebijakan tarif resiprokal sebesar 32 persen yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Indonesia, menjadi tantangan serius bagi industri padat karya lokal, khususnya di Kota Sukabumi. Ketergantungan tinggi terhadap pasar ekspor AS membuat sektor ini berada dalam posisi rentan terhadap dinamika kebijakan internasional.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Sukabumi, Ashady Sugiarto, menyampaikan keprihatinannya atas dampak kebijakan tersebut terhadap kelangsungan industri dan tenaga kerja lokal. “Industri padat karya kita mayoritas mengandalkan ekspor ke Amerika. Kebijakan tarif ini sangat memberatkan, dan dampaknya bisa sampai ke pengurangan produksi dan potensi PHK massal,” ujarnya, Rabu (9/4/2025).

Menurut Ashady, sebagian besar industri padat karya di Indonesia, termasuk yang beroperasi di Sukabumi seperti PT Great Apparel Indonesia dan PT Saga Multi, merupakan hasil investasi dari negara-negara seperti Taiwan, Cina, dan Korea. Kenaikan tarif impor di AS bisa memicu penurunan minat ekspor, yang berujung pada pemangkasan tenaga kerja.

Tak hanya ekspor yang terancam, harga bahan baku impor pun berpotensi melonjak seiring kebijakan resiprokal tersebut. Hal ini memperburuk kondisi pelaku usaha yang harus menghadapi tekanan biaya produksi di tengah ketidakpastian pasar global.

Dalam situasi ini, Ashady menekankan pentingnya peran aktif pemerintah pusat melalui jalur diplomasi ekonomi. “Kami berharap pemerintah segera melakukan negosiasi dengan Amerika untuk mengupayakan keringanan tarif. Lobi-lobi strategis harus dimaksimalkan agar industri kita tidak semakin terpuruk,” tegasnya.

Kasus ini memperlihatkan betapa pentingnya diversifikasi pasar ekspor dan penguatan sektor industri dalam negeri agar tak sepenuhnya bergantung pada negara tujuan tunggal. Selain itu, kebijakan luar negeri dan perdagangan internasional menjadi kunci yang tak bisa diabaikan dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal.***(RAF)

Yayasan Merah Putih 08 Gelar Malam Rabu Bersholawat untuk Keselamatan Negeri dan Kesehatan Presiden Prabowo

Gurilaps.com || Pengurus Yayasan Merah Putih 08 beserta anggota dan jamaah Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto, menggelar halal bihalal Idul Fitri 1446 H dan doa bersama untuk keteguhan kekuatan dan kedehayan Presiden Prabowo Subianto serta keselamatan negeri, bertempat dikediaman pendiri di Kabupaten Sukabumi, Selasa 08/04/2025.

Kegiatan tersebut digagas untuk mempererat tali silaturahim diantara pengurus, anggota dan jamaah. Yang tidak kalah penting adalah lantunan dzikir dan shalawat yang dikumandangkan untuk memberikan energi positif terhadap jalannya pemerintahan Prabowo Subianto demi mewujudkan kesuksesan program asta citanya Presiden.

Seperti halnya yang diungkapkan pendiri Yayasan Merah Putih 08, sekaligus pimpinan Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto, Aam Abdul Salam, SAg, kegiatan halal bihalal yang diramu dengan Dzikir dan Shalawat terus dikumandangkan untuk kesehatan Presiden Prabowo Subianto serta keselamatan negeri ini.

“Sebagai anak bangsa, sudah selayaknya kita harus saling mempererat tali silaturahmi. Terutama sekarang momentum bagus di hari raya Idulfitri 1446 H,” ungkap Aam.

“Halal Bihalal sebagai tradisi saling memaafkan, dikemas dengan Dzikir dan Shalawat untuk kekuatan Pak Presiden dan keselamatan negeri,” tambah Aam.

Aam menyebut, Dzikir dan Shalawat ini sangat penting terus dikumandangkan, karena Presiden Prabowo Subianto sangat butuh energi positif untuk kekuatan bathiniyyahnya.

“Ditengah goncangan berbagai persoalan bangsa, sangat penting kita sebagai rakyat memberikan energi positif untuk kekuatan beliau dalam memimpin bangsa. Salah satunya dengan Do’a, Dzikir dan Shalawat ini,” sebut Aam.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Merah Putih 08, yang sekaligus pengurus Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto, Sihabudin mengatakan, kegiatan Halal Bihalal serta Dzikir dan Shalawat tersebut dilakukan sebagai wujud dukungan bathiniyyah terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka dalam menjalankan kepemimpinannya.

“Mumpung kita masih dalam keadaan fitri, maka kita ambil jalur langit yang tak pernah terhalang oleh rintangan apapun. Momentum Idul Fitri 1446 H, selain sebagai ajang saling membebaskan, karena kita masih suci, maka sangat positif hal ini diiringi dengan doa bersama membaca Dzikir dan Shalawat, sebagai bentuk dukungan bathin kepada Presiden Prabowo sebagai pemimpin bangsa,” kata Budi sapaan akrab Sihabudin.

Budi menegaskan, Dzikir dan Shalawat tersebut dikumandangkan sebagai bentuk kecintaan masyarakat dalam memberikan energi positif kepada Presiden Prabowo agar tetap istiqamah dalam memimpin negeri.

“Kecintaan kami pada Presiden Prabowo Subianto tak akan pernah pudar bahkan semakin menyala,” jelas Budi

“Energi lantunan Dzikir dan Shalawat semoga terus mengalir kedalam jiwa Presiden Prabowo, agar lebih kuat dan tetap teguh untuk membawa masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera,” pungkas Budi.

Foto : Intan

Editor : AS

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi: Masyarakat Waspada Gunung Gede Alami Peningkatan Gempa Vulkanik

0

Gurilaps.com || Aktivitas Gunung Gede kembali menunjukkan peningkatan signifikan. Dalam enam jam terakhir, tercatat 21 kali gempa Vulkanik Dalam (Gempa Vulkanik Tipe A/VA) dengan jumlah yang jauh melebihi rata-rata harian bulan sebelumnya.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, terutama terhadap potensi letusan freatik dan hembusan gas beracun di sekitar kawah.

Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, menyampaikan bahwa lonjakan aktivitas kegempaan ini cukup signifikan dibandingkan kondisi sebelumnya.

“Pada tanggal 1 April 2024, dalam rentang pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, terjadi peningkatan gempa Vulkanik Dalam (VA) hingga mencapai 21 kejadian. Sebagai perbandingan, rata-rata kejadian Gempa Vulkanik Dalam di Gunung Gede selama periode 1-31 Maret 2024 hanya berkisar 0-1 kali per hari,” kata Wafid di Bandung, Rabu 02/04/2025.

Menurutnya, peningkatan aktivitas ini menunjukkan adanya tekanan yang meningkat di dalam tubuh Gunung Gede, yang berpotensi menyebabkan letusan freatik atau hembusan gas berbahaya jika konsentrasinya terlalu tinggi.

Meski aktivitas meningkat, PVMBG belum menaikkan status Gunung Gede dari Level I (Normal). Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental hingga 1 April 2024 pukul 10.00 WIB, aktivitas vulkanik Gunung Gede masih berada pada Level I (Normal).

“Kami mengimbau masyarakat, pengunjung, dan wisatawan untuk tidak menuruni, mendekati, atau bermalam dalam radius 600 meter dari Kawah Wadon,” jelasnya.

Gunung Gede merupakan gunung api tipe strato dengan ketinggian 2.958 mdpl. Secara administratif berada di Kabupaten Cianjur, Sukabumi, dan Bogor, Jawa Barat. Pemantauan dilakukan secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunung api (PGA) Gede di Desa Ciloto, Kecamatan Pacet, Cianjur.

Erupsi terakhir Gunung Gede terjadi pada 1957 dari Kawah Ratu, dengan kolom letusan mencapai 3.000 meter di atas puncak. Saat ini, aktivitas hembusan terpantau berasal dari Kawah Wadon, dengan ketinggian asap berkisar antara 50 hingga 100 meter selama Maret 2024.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai aktivitas vulkanik Gunung Gede, masyarakat dapat menghubungi PVMBG di Bandung melalui nomor (022) 7272606 atau Pos Pengamatan Gunung api Gede di 0812-2431-4051.***

Foto : Istimewa

Editor : AS

(Jurnalis : Aab)

Gema Dzikir Sholawat Jemput Lailatul Qadar, Do’a untuk Presiden Prabowo dan Keselamatan Negeri

Gurilaps.com || Lantunan Dzikir dan Shalawat menggema untuk mendoakan Presiden RI Prabowo Subianto dan keselamatan negeri serta kesejahteraan bangsa, bertempat di Yayasan Merah Putih 08, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Selasa 25/03/2025.

Acara tersebut sekaligus menjemput malam lailatul qadar yang merupakan satu malam terpilih oleh Allah bagi hambanya yang mau beribadah, pada bulan suci Ramadhan 1446 H.

Ketua Umum Yayasan Merah Putih 08 yang sekaligus pendiri Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto,  Sihabudin menjelaskan, Dzikir dan Shalawat ini diikuti dari kalangan dengan beragam latarbelakang masyarakat di Nusantara. Tujuannya, selain mendoakan untuk kesehatannya juga sebagi bentuk dukungan nyata atas semua program Presiden dalam membela rakyat kecil, yang telah dituangkan dalam Asta Cita.

“Salah satu support yang diberikan kepada Presiden Prabowo adalah dengan mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia untuk berdoa dalam rangka keselamatan negeri dan bangsa Indonesia. Dan tentunya, program-program itu harus didukung penuh oleh seluruh elemen dan lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” Budi sapaan karib Sihabudin di sela-sela kegiatan.

Budi menerangkan, banyak program yang bagus dalam Asta Citanya Bapak Prabowo. Maka, oleh karena itu tentu wajib mendukung semua programnya agar bisa tercapai sesuai harapan.

“Maka, sangat penting dukungan dari berbagai elemen masyarakat untuk suksesi Asta Cita. Oleh karena itu Kami menyerukan dan mengajak kepada ratusan juta rakyat Indonesia untuk mendoakan Bapak Presiden Prabowo, agar sukses menuntaskan semua programnya,” imbuh Budi.

Untuk itu, Budi berharap apa yang telah dilakukan oleh Yayasan Merah Putih 08, yang dibawahnya ada Majelis Dzikir dan Shalawat tersebut, bisa diikuti oleh elemen masyarakat yang lain. Bentuknya seperti apapun, yang jelas harus ada keterikatan bathin antara rakyat dengan Presiden.

“Sebagai bentuk dukungan mari kita ketuk pintu langit dengan cara berdoa dan bershalawat. Caranya sesuai dengan kepercayaan dan keyakinan masing-masing. Kami harap kebiasaan dan cara baik seperti ini bisa diikuti oleh semuanya,” tandas Budi.

Sementara itu salah satu pendiri Yayasan Merah Putih 08, sekaligus penggagas Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto, Aam Abdul Salam, SAg mengatakan, kehadiran Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto, merupakan sebuah ikhtiar untuk memberikan energi positif kepada Presiden dalam menuntaskan semua programnya untuk kesejahteraan rakyat.

“Majelis Dzikir dan Shalawat ini harus menjadi bagian penting untuk menyalurkan energi positif kepada Pak Prabowo. Dimana beliau sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan harus memiliki energi positif dalam mengolah negara ini,” kata Aam.

“Banyak program-program unggulan yang telah dicetuskan oleh Presiden dalam Asta Citanya. Semuanya harus didukung untuk mewujudkan dan membawa masyarakat yang sejahtera. Caranya banyak, salahsatunya Dzikir dan Shalawat ini. Apalagi di malam akhir bulan suci Ramadhan yang satu diantaranya ada malam lailatul qadar, mudah-mudahan cahaya Ramadhan ini menembus cita-cita presiden membawa kedamaian dan kemasalahatan bangsa,” tutup Aam.***

Foto : Aab

Editor : AS

Rakor Dipimpin Sekda Persiapan Revalidasi CPUGGp, Optimalkan Kerjasama Lintas Stakeholder

GURILAPS.COM || Sekda Kab Sukabumi H.Ade Suryaman Mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Revalidasi Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) Secara Virtual dari Pendopo Sukabumi, Selasa, (25/03/25)

Direktur Sumberdaya Mineral dan Pertambangan Kementrian PPN/ Bappenas Nizhar Marizi mengatakan rakor ini bertujuan memastikan kesiapan Geopark Ciletuh Kabupaten Sukabumi untuk divalidasi baik dokumen maupun lokusnya.

Sekda Ade Suryaman, yang juga merupakan Ketua Badan Pengelola Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (BP CPUGGp), mengatakan saat ini pihaknya telah membentuk tim khusus untuk mempersiapkan hal teknis dan administratif sebagai kelengkapan persyaratan revalidasi Geopark.

Selain itu, lanjut Sekda, terdapat tiga rekomendasi dari UNESCO yang harus diselesaikan meliputi implementasi peta geologi CPUGGp, panel informasi, dan penyamarataan infrastruktur aksesibilitas wilayah utara dan selatan. Dirinya juga menekankan pentingnya kerja cepat dan tepat agar keberadaan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu bisa terus menjadi daya wisata bagi masyarakat.

” Kendala yang dihadapi karena Kabupaten Sukabumi terdampak Bencana Alam termasuk Fasilutas Jalan menuju ke Geopark Ciletuh Palabuanratu untuk itu kita akan kerjasaama dengan seluruh Stakeholder dalam Revalidasi ini” ungkapnya

Hadir Pada Acara tersebut Assisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Baperlitbangda, Kadis Pariwisata, Kadisbudpora, Kadis PU, Kalak BPBD dan lainnya.

EDITOR : AS

PWI Jabar Tetap Solid di Bawah Kepemimpinan Hilman Hidayat

0

GURILAPS.COM, BANDUNG || Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat tegaskan, pembekuan kepengurusan PWI Jawa Barat oleh Henry Ch Bangun salah alamat. Kepengurusan PWI Jawa Barat sudah jelas hanya mengakui Ketua Umum PWI Pusat Zulmansyah Sakedang.

“Jadi intinya, ada atau tidak ada surat yang mengatasnamakan Ketua PWI Pusat Henry Ch Bangun itu tidak pengaruh buat kami pengurus PWI Jawa Barat. Kita sudah putuskan berdasarkan hasil rapat pleno, bahwa PWI Jawa Barat memilih pimpinan Zulmansyah Sakedang hasil KLB 2024 di Jakarat,” tegas Hilman.

Menurut Hilman, keputusan memilih pimpinan Zulmansyah sebagai Ketua PWI Pusat, bukan keputusan pribadi. Keputusan itu berdasar hasil rapat pleno Pengurus PWI Jawa Barat yang dihadiri, Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat, dan para ketua PWI Kab/Kota se-Jawa Barat, September 2024, lalu. Rapat pleno menghasilkan keputusan bahwa Jawa Barat mendukung kepemimpinan Zulmansyah Sakedang sebagai ketua PWI Pusat.

Hasil rapat pleno, lanjut Hilman telah menjadi dasar kepengurusan PWI Jawa Barat yang dipimpinnya untuk melaksanakan roda organisasi sebagai mana mestinya. Karenanya, seluruh kegiatan organisasi dan administrasi oraganisasi hingga saat ini tidak terkendala. Aktivitas organisasi berjalan semestinya.

“Kepada pengurus PWI Jawa Barat yang berbelit, silakan saja. Tentunya akan ada konswekuensi sanksi nantinya dari PWI Pusat. Saudara Henry salah alamat membekukan PWI Jawa Barat versi KLB. Dan bagi teman-teman yang menyebrang tentu kami akan beri sanksi tegas terhadap yang bersangkutan,” paparnya.

Hilman menegaskan, seluruh pengurus PWI Kabupaten/Kota di Jawa Barat masih konsisten memegang teguh hasil rapat pleno yang mengakui kepemimpinan Zulmansyah Sakedang sebagai ketua PWI Pusat.

Hal senada disampaikan sebagian besar para ketua PWI Kab/Kota se-Jawa Barat yang menegaskan masih mendukung kepemimpinan ketua PWI Pusat dan Zulmansya Sakedang, dan kepengurusan PWI Jawa Barat pimpinan Hilman Hidayat. Hal tersebut disampaikan para ketua PWI Kab/Kota didalam WAG Forum Ketua PWI se-Jabar.

Misalnya, penegaskan komitmen disampaikan ketua PWI Indramayu, Dedi Musasi, “PWI Indramayu Tetap Solid dan Satu Keputusan dibawah Komando Ketua Hilman Hidayat”. Hal senada ditulis Ketua PWI KBB, Hendra Hidayat,”Full Suport maju terus PWI Jawa Barat”. Senada ditulis Ketua PWI Kota Sukabumi Ikbal,” Sesuai Komitmen Bersama. Gass PWI Jabar”, Ketua PWI Cimahi juga tegaskan komitmen bersama pengurus Jabar.”PWI Jabar Maju Terus,”.

Penagasan juga disampaikan ketua PWI Majalengka, Purwakarta, Depok, Bekasi, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kuningan, Ciamis, Subang, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi. Penegaskan mereka disampaikan pada WAG para ketua maupun saat dikonfirmasi pengurus melalui sambungan seluler.

Sementara itu, pada rilis pemberitaan terkait pembekuan PWI Jawa Barat oleh ketua PWI Pusat yang mengatasnamakan Hendry Ch Bangun, tertulis beberapa nama pengurus PWI Jawa Barat dicatut masuk kepengerusan PWI Jawa Barat yang dipimpin Danang Danoroso, bentukan Hendry, seperti, H Nano Suwarno, Gyok Riswoto, Nirwan Indra, mengaku tidak tahu menau atas pencatutan namanya dalam kepengurusan tersebut.

“Saya tidak pernah dikonfirmasi atas kesediaan menjadi pengurus bentukan Hendry. Posisis saya masih tegak lurus bersama kepengurusan PWI Jawa Barat pimpinan Hilman Hidayat,” tegas Nano.

Senada diungkapkan Gyok Riswoto yang secara tegas menolak ajakan tersebut yang disampaikan seseorang melalui pesan Whatsapp. Dalam pesan tersebut Gyok menegaskan tidak mau bergabung dan enggan menjadi bibit perselisihan. Dalam waktu dekat PWI Jawa Barat akan mengklarifikasi sejumlah anggota yang masuk tercatat menjadi pengurus bentukan Hendry Ch.

Editor : AS

Dukungan Anggaran 100 T Cair Bulan September 2025 untuk Program MBG, Oprasional Hingga Pembangunan Dapur

Gurilaps.com || Tambahan anggaran Rp 100 triliun untuk Badan Gizi Nasional (BGN) diperkirakan cair pada September 2025. Anggaran ini akan dipergunakan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk operasional hingga pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, ada tiga kunci dalam pelaksanaan program MBG, antara lain anggaran, sumber daya manusia (SDM), dan infrastruktur. Terkait anggaran, menurutnya BGN tidak menemui kendala apapun.

“Karena berapapun yang diminta oleh BGN pasti akan diberi oleh Pak Presiden (Prabowo). Jadi kalau yang lain, dia kasihan,” kata Dadan, dalam sambutannya di acara penandatanganan MoU di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Sabtu (22/3/2025).

“BGN kena efisiensi sedikit, ditambahnya lebih besar daripada dia kena efisiensi. Jadi, kita kena efisiensi Rp 200 miliar, tetapi September sudah dijanjikan tambahan Rp 100 triliun. Jadi (efisiensi) Rp 200 miliar nggak ada apa-apanya,” ujarnya.

Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dana ini beserta dukungan lainnya dari kementerian dan lembaga (KL) akan dimaksimalkan untuk operasional program MBG. Ditargetkan pada akhir tahun ini bisa tercapai target penyaluran MBG hingga ke 82,9 juta penerima.

“Mudah-mudahan keinginan Presiden agar 82.9 juta ini bisa dipenuhi di akhir tahun bisa tercapai,” ujarnya.

Lebih lanjut Dadan melaporkan, saat ini total sudah ada 1.050 Dapur SPPG yang tersebar di berbagai daerah. Dapur ini dibangun dengan skema kemitraan, tanpa adanya penggunaan uang negara.

Ke depannya, BGN membangun 1.542 dapur SPPG dari APBN. Ia meminta bantuan agar pembangunan 1.542 dapur ini bisa dibangun sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (PU) No. 1 tahun 2020 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang Bangun Melalui Penyedia.

“Yang 1.542 akan dibangun oleh Badan Gizi dan kami mohon bimbingan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan agar sesuai dengan Permen PU No. 1 tahun 2020 dan itu mendapatkan kualitas yang baik,” kata dia.

Sebagai informasi, sebelumnya Anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) dipangkas Rp 200,2 miliar dari total pagu anggaran semula Rp 71 triliun pada 2025.

“Efisiensi pada anggaran belanja nasional dan juga daerah dan BGN pun termasuk yang salah satu yang kena efisiensi meskipun besarannya kurang lebih 0,2845% jadi berkurang Rp 200,2 miliar,” kata Dadan saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu malam (12/2/2025).

Dadan menerangkan anggaran yang dipangkas itu untuk pengadaan lahan pembangunan satuan pemenuhan pelayanan gizi (SPPG). SPPG ini untuk menunjang pemenuhan menu MBG di setiap daerah.***

Foto : Istimewa

Editor : AS

Dzikir dan Shalawat Bergema di Pedesaan untuk Kesehatan Presiden Prabowo dan  Keselamatan Bangsa  

0

GURILAPS.COM ||  Adanya sekelompok orang yang terus mengganggu roda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, menjadi perhatian serius dari beberapa elemen masyarakat yang sangat menginginkan adanya sebuah kedamaian di negeri ini.

Salahsatunya datang dari sekelompok orang yang terhimpun di sebuah Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto, di bawah naungan Yayasan Merah Putih 08.

Diketahui, Majelis Dzikir dan Shalawat tersebut membawahi beberapa majelis yang ada di seluruh Indonesia dan tergabung dalam sebuah wadah bernama “Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto”.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Majelis Dzikir dan Shalawat yang ada di Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Dibawah komando ustadz M. Dadeng Gojali atau yang disapa Buya Gonzalez, Dzikir dan Shalawat terus dikumandangkan untuk keselamatan negeri ini.

“Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto ini sebagai media komunikasi lahir bathin antara rakyat dan presiden nya. Dimana rakyat sungguh sangat mendukung semua program yang sedang di jalankan oleh pemerintah Prabowo Subianto, jangan sampai ada yang mengganggu,” ungkap Buya Gonzalez kepada gurilaps.com melalui sambungan telepon, Sabtu 22/03/2025.

“Untuk itu, Kami sebagai masyarakat Indonesia yang sayang terhadap kemajuan bangsa turut mendoakan Pak Presiden; agar selalu sehat, panjang usia, di berikan kekuatan dan keberkahan, serta di hilangkan dari segala marabahaya,” tambahnya.

“Pada intinya Kami siap lahir bathin mendukung Pak Prabowo,” tutup Buya Gonzalez.

Sementara itu, Direktur Hukum dan HAM Yayasan Merah Putih 08, Majelis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto, Elan Maulana mengatakan, kegiatan Dzikir dan Shalawat tersebut akan secara rutin dilakukan sebagai wujud dukungan bathiniyyah terhadap kepemimpinan Prabowo Subianto.

“Ini merupakan implementasi dukungan dan harapan masyarakat pada Presiden Prabowo. Dengan lantunan Dzikir dan Shalawat, Insya Allah energi positifnya akan mengalir kepada Presiden sebagai pribadi dan juga sebagai pemimpin bangsa,” kata Elan.

“Rutinan ini juga sebagi bentuk dukungan dan kecintaan masyarakat melalui Majelis Dzikir dan Shalawat. Ketika seluruh masyarakat Indonesia mendoakan Presiden Prabowo melalui jalur langit, maka diharapkan frekwensi ini menjadi satu kekuatan kepada Presiden untuk membawa masyarakat Indonesia yang sejahtera, sesuai denga yang ada dalam Asta Citanya,” pungkas Elan.***

Foto : Istimewa

Editor : AS