Minggu, Juli 26, 2026
Beranda blog Halaman 18

Wabup Sukabumi Andreas Pimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”

0

Gurilaps.com || Wakil Bupati Sukabumi H Andreas bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Bela Negara ke-77 tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Alun-alun Palabuhanratu, Jumat (19/12/2025). Peringatan tahun ini mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju.”

Dalam amanatnya, Wabup Andreas membacakan pidato Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menekankan bahwa dunia saat ini berada dalam dinamika yang cepat dan penuh ketidakpastian. Rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi, hingga arus informasi yang mudah dimanipulasi disebut sebagai tantangan nyata yang dihadapi bangsa Indonesia.

Presiden juga menyoroti perubahan bentuk ancaman terhadap negara yang tidak lagi bersifat konvensional. Ancaman tersebut kini hadir dalam bentuk perang siber, radikalisme, hingga bencana alam yang semakin sering terjadi. Dalam kondisi tersebut, semangat bela negara dinilai harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia.

Pidato itu turut menyinggung bencana alam yang tengah melanda sejumlah wilayah, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ketiga daerah tersebut memiliki peran historis penting dalam perjalanan Republik Indonesia, sehingga musibah yang terjadi disebut sebagai panggilan bagi seluruh elemen bangsa untuk hadir dan membantu.

Aceh dikenang sebagai wilayah dengan keteguhan luar biasa sejak masa kerajaan hingga revolusi kemerdekaan, termasuk perannya sebagai daerah modal bagi perjuangan Republik. Sementara Sumatera Utara dicatat sebagai pusat perlawanan heroik terhadap agresi Belanda, dan Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi, menjadi tempat lahirnya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) saat ibu kota negara diduduki.

“Tanpa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sejarah bela negara tidak akan lengkap. Persatuan menjadi kekuatan terbesar bangsa ini,” paparnya.

Momentum Hari Bela Negara ke-77 diharapkan menjadi pengingat bahwa cinta tanah air harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Mulai dari membantu sesama yang terdampak bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, hingga berkontribusi dalam pembangunan sesuai peran masing-masing.

Usai menyampaikan amanat Presiden, Wabup Andreas menambahkan bahwa peringatan Hari Bela Negara tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk meningkatkan komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.

Beliau pun mengajak masyarakat Kabupaten Sukabumi untuk terus menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat rasa cinta tanah air, serta berpartisipasi aktif dalam menjaga kedaulatan dan memajukan daerah.

Editor : M.Nabil

Dialog Nasional SMSI, Ketua Dewan Pers Komarudin Hidayat : Media Baru Harus Mengarah pada Pers Sehat

0

GURILAPS.COM, JAKARTA || Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat kembali menunjukkan perannya dalam penguatan ekosistem pers nasional dengan menggelar Dialog Nasional Refleksi Akhir Tahun 2025 bertema “Media Baru Menuju Pers Sehat”. Kegiatan ini berlangsung di Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2025).

Dialog nasional tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari regulator, akademisi, praktisi media, pejabat negara, hingga tokoh pers nasional.

Hampir seluruh anggota Dewan Pers tampak hadir dalam forum strategis tersebut. Di antaranya Komaruddin Hidayat (Ketua), Totok Suryanto (Wakil Ketua), Muhammad Jazuli (Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers), Rosarita Niken Widiastuti (Ketua Komisi Kemitraan, Hubungan Antar Lembaga, dan Infrastruktur Organisasi), serta Dahlan Dahi (Ketua Komisi Digital dan Sustainability).

Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, dalam sambutannya menekankan pentingnya kompetisi yang sehat dan peran strategis informasi dalam peradaban modern. Ia menyampaikan bahwa setiap manusia memiliki waktu yang sama, yakni 24 jam, namun kreativitas dan respons terhadap situasi menjadi faktor pembeda.

“Perbedaan terletak pada bagaimana kita merespons keadaan dan bergerak dari sekadar hidup menuju solusi,” ujarnya.

Firdaus juga mengungkapkan pandangannya tentang tiga kekuatan utama yang menggerakkan dunia saat ini, yakni informasi, uang, dan energi. Menurutnya, pers nasional harus berorientasi pada peningkatan kualitas serta demokratisasi ilmu pengetahuan melalui penyampaian informasi yang benar dan bertanggung jawab.

Setelah sambutan Ketua Umum SMSI, acara dilanjutkan dengan pengarahan dari Dewan Pembina SMSI Pusat, Mayjen (Purn) Joko Warsito, S.Ip.

Memasuki agenda utama, Ketua Dewan Pers Prof. Dr. Komaruddin Hidayat menyampaikan sambutan pembukaan yang menekankan pentingnya ide, tulisan, dan etika dalam membangun peradaban. Ia menegaskan bahwa setiap perubahan besar selalu berawal dari kekuatan gagasan.

“Semua gerakan besar dimulai dari the power of ideas. Ketika ide dituangkan menjadi informasi, lalu ditulis dan didiskusikan, itulah yang menjadi panduan bagi masyarakat pers yang maju,” tutur Komaruddin.

Ia juga mengajak insan pers untuk tidak sekadar terbawa arus persoalan, melainkan mampu mengendalikan dan menyelesaikan masalah dengan metodologi yang tepat serta berpegang teguh pada nilai-nilai dasar, seperti kebenaran, kebaikan, keindahan, kedamaian, dan kemerdekaan.

Usai pembukaan, dialog nasional dilanjutkan dengan sesi diskusi bertema “Media Baru Menuju Pers Sehat”. Forum ini menjadi ruang strategis untuk membahas tantangan dan peluang pers digital, termasuk adaptasi teknologi serta penegakan etika jurnalistik di tengah derasnya arus informasi.

Diskusi dipandu oleh Prof. Dr. Taufiqurachman, A.Ks., Sos., M.Si, dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, antara lain Prof. Dr. H. Yuddy Crisnandi, S.E., M.E (Ketua Dewan Pakar SMSI Pusat), Nuzula Anggerain (Direktur Ideologi, Kebangsaan, Politik, dan Demokrasi Kementerian PPN/Bappenas), Hersubeno Arief (praktisi media baru), Wahyu Dhyatmika (Ketua Umum AMSI), Ilona Juwita (Wakil Ketua Umum SMSI), Aiman Witjaksono (wartawan senior), serta Dr. Ariawan, S.AP., MH., MA (Koordinator Wartawan Parlemen).

Fokus diskusi diarahkan pada upaya menjaga kualitas dan kredibilitas media, sekaligus meneguhkan peran pers sebagai pilar keempat demokrasi di era media baru. (*)

Editor : Rd.Ratu Dinar Nusantara

Rakor MBG Tingkat Provinsi Jabar di Buka Menko Pangan RI, Wabup Sukabumi Hadir Kawal untuk Suksesnya Program 

Gurilaps.com || Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas Menghadiri acara Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Jawa Barat, Bertempat di Gedung Sate Kota Bandung, Rabu (17/12/2025)

Acara yang digelar oleh Kementerian Koordinator Pangan RI ini dibuka secara resmi oleh menteri Koordinator Pangan Zulkipli Hasan dan dihadiri pula oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Kepala Badan Gizi Nasional, Badan POM , Perwakilan Kodam III Siliwangi dan Polda Jabar serta Bupati dan Walikota Se – Jawa Barat.

Rakor ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mensinergikan langkah dan strategi lintas sektor dalam rangka memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Jawa Barat. Sehingga Program MBG ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah, serta mendukung upaya penurunan angka stunting.

Dalam sambutannya Menko Bidang Pangan mengatakan, Dalam rangka menjamin tata kelola penyelenggaraan Program MBG yang efektif, efisien, dan berkelanjutan, pemerintah telah menetapkan Peraturan Presiden tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis. Salah satu ketentuan penting di dalamnya adalah Pasal 43, yang secara tegas mengatur peran dan tanggung jawab Pemerintah Daerah.

Sementara Kepala Badan Gizi Nasional menyampaikan, Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sangat ditentukan oleh sinergi yang kuat antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Badan Gizi Nasional tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan komitmen, kolaborasi, dan kepemimpinan daerah yang responsif agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pada kesempatan yang sama Gubernur Jabar H. Dedi Mulyadi menegaskan keberhasilan Program MBG tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, TNI-Polri, dunia pendidikan, dunia usaha, serta masyarakat. Setiap pihak memiliki peran strategis yang saling melengkapi.***

Editor : AS

Menjenguk Korban Kecelakaan Mobil SPPG di RSUD Koja, Presiden Prabowo Beri Perhatian Khusus Siswa dan Guru

Gurilaps.com || Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menunjukkan perhatian langsung kepada para korban kecelakaan mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara, Selasa (16/12/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi para pasien, khususnya siswa dan guru SDN Kalibaru 01 Cilincing, mendapatkan penanganan medis yang optimal.

Saat menjenguk salah satu pasien anak, Presiden Prabowo sempat berjanji akan mengirimkan makanan kesukaan sebagai bentuk perhatian. “Nanti zaya kirim ayam Suherti,’ kata Prabowo.

Namun perawat menjawab bahwa saat ini tidak bisa makan secara normal, akhirnya Prabiwo akan mengirimkan bubur ayam.

Setelah mengetahui kondisi gigi pasien yang belum memungkinkan untuk mengunyah makanan keras, Presiden pun menyesuaikan pilihannya dengan menjanjikan bubur ayam agar mudah dikonsumsi.

Selain memberikan perhatian berupa makanan, Presiden juga menyampaikan doa dan semangat kepada pasien anak agar segera pulih dan kembali beraktivitas. Ia berharap anak tersebut tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan berani.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo turut menjenguk dua pasien lainnya, termasuk seorang guru yang sebelumnya menjalani tindakan operasi.

Kepada guru tersebut, Presiden menyampaikan harapan agar segera sembuh dan dapat kembali menjalankan tugasnya di dunia pendidikan.

Kunjungan Presiden ini turut didampingi oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. Peninjauan langsung ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap para korban kecelakaan sekaligus memastikan pelayanan kesehatan yang diberikan berjalan dengan baik dan maksimal.

Editor : Rd.Ratu Dinar

Pekan Olahraga Mahasiswa Sukses digelar BEM STISIP WM Palabuhanratu Bangun Sportivitas 

0

Gurilaps.com, Sukabumi || Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) telah sukses menyelenggarakan Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) yang berlangsung selama dua pekan, tepatnya pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 6-7 serta 13-14. Selain daripada kegiatan rutin setiap tahun, kegiatan pada momen tahun ini juga sebagai upaya membangun sportivitas, kebersamaan di kalangan mahasiswa STISIP WM Palabuhanratu.

Selama pelaksanaan, berbagai cabang olahraga dipertandingkan dengan antusiasme tinggi dari peserta maupun penonton sehingga menciptakan suasana yang kompetitif menjunjung nilai fair play.

Perlombaan yang dipertandingkan ada Volly, Mobil Legend, Badminton dan terkahir ditutup dengan pertandingan Futsal putra/putri yang direspon sangat meriah oleh seluruh peserta.

Kemahasiswaan, Ade Tabroni berpesan, untuk tetap menjaga sportivitas karena kalah dan menang sesuatu hal yang wajar, persaudaraan harus tetap dijunjung.

“Saya pesan, hal-hal yang terjadi pada kegiatan (POM) ini cukup sampai disini. Jika ada hal yang kiranya kurang berkenan dihati rekan-rekan cukup sampai disini, karena kita semua saudara dari semester satu sampai semester tujuh,” ucap Ade.

Lebih lanjut, Ade juga mengapresiasi pada seluruh mahasiswa dan kepada pemenang lomba yang berjuang sampai akhir.

“Sykur Alhamdulillah pada kesempatan kali ini seluruh rangkaian acara telah selesai. Saya atas nama lembaga STISIP WM Palabuhanratu mengucapkan selamat kepada para juara,” tuturnya.

Sekretaris pelaksana, Mukti, mewakili panitia mengatakan, apresiasi pada seluruh peserta yang terlibat dan tetap berlapang dada dengan hasil yang diperoleh karena apapun hasilnya itu merupakan buah tetesan perjuangan rekan-rekan.

“Saya mewakili panitia, terimakasih kepada seluruh yang berkontribusi pada POM tahun ini. Saya ucapkan selamat pada teman-teman yang telah tercapai harapannya untuk menjadi juara dan pada yang belum (juara) jangan berkecil hati, karena masih ada kesempatan ditahun mendatang nanti,”. Ujar mukti.

Ketua BEM, Tamil, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggarakannya kegiatan POM berjalan dengan apa yang diharapkan.

Selain itu, Tamil juga menyampaikan bahwa kegiatan POM tidak hanya bertujuan untuk mencari prestasi, tetapi juga untuk membentuk karakter mahasiswa yang sehat, disiplin, dan mampu bekerja sama dalam tim.

“POM ini semata bukan hanya sekedar mencari prestasi saja, tapi juga bagaimana untuk membentuk karakter juga kerja sama tim. Sehingga khususnya melahirkan mahasiswa STISIP yang hebat juga dapat seimbang aktivitas akademik dan pengembangan potensi nonakademik,” ujar Tamil.

Seluruh rangkaian kegiatan POM berjalan dengan lancar dan tertib berkat dukungan panitia, peserta serta stakeholder yang terlibat. Penutupan kegiatan menjadi pertanda berkahirnya kegiatan Pekan Olahraga Mahasiswa STISIP dengan capain positif dan kebersamaan yang kokoh. (Ujang Supiandi)***

Editor : Rd. Ratu Dinar

Pemkot Sukabumi Tegaskan Komitmen Perkuat identitas Budaya dengan Penguatan Peran Indung Jeung Bapak Budaya

Gurilaps.com || Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan komitmennya dalam menjaga dan memperkuat identitas budaya daerah melalui kegiatan Ngangkat Indung Jeung Bapak Budaya Kota Sukabumi bertema “Adab Karna Budaya” yang digelar di Gedung Juang 45, Minggu (14/12/2025).

Acara ini dihadiri Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, Wakil Wali Kota Bobby Maulana, Anggota DPR RI Desi Ratnasari, Deputi Lemhannas RI Mayjen TNI Dr. Ridho Hermawan, jajaran pimpinan perangkat daerah, unsur kewilayahan, tokoh agama dan masyarakat, komunitas kesundaan, serta para budayawan dari Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi menekankan pentingnya peran pemimpin dan tokoh masyarakat sebagai teladan dalam mengamalkan nilai-nilai budaya. Menurutnya, budaya bukan sekadar warisan, tetapi pedoman perilaku yang membentuk adab dan karakter masyarakat.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan nilai budaya sebagai landasan dalam kehidupan sosial, seperti membangun sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, serta menghindari konflik yang berangkat dari iri dan perpecahan. Wali Kota menilai, penguatan adab berbasis budaya akan menciptakan kehidupan kota yang harmonis dan berwibawa.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, H. Ayep Zaki juga mengungkapkan rencana penguatan kelembagaan kebudayaan, termasuk penyusunan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) kebudayaan yang selaras dengan kebijakan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Selain itu, Gedung Aher direncanakan akan direvitalisasi dan difungsikan sebagai pusat kegiatan budaya.

Pada momentum tersebut, Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki bersama Anggota DPR RI Desi Ratnasari secara resmi diangkat sebagai Indung dan Bapak Budaya Kota Sukabumi. Pengangkatan ini dimaknai sebagai simbol tanggung jawab moral untuk menjaga, merawat, dan menumbuhkan nilai-nilai budaya di tengah masyarakat.

Sementara itu, Deputi Lemhannas RI Mayjen TNI Dr. Ridho Hermawan menyampaikan bahwa kehidupan yang dilandasi adab akan melahirkan keteraturan dalam kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara. Ia mengapresiasi langkah Kota Sukabumi yang menjadikan budaya sebagai fondasi pembangunan karakter.

Rangkaian kegiatan turut dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya Sunda yang sarat pesan moral, sekaligus menegaskan bahwa budaya memiliki peran strategis dalam membangun masa depan masyarakat yang berakar pada budi pekerti dan kearifan lokal. (RAF)***

EDITOR : AS

Bupati Dalam Pelantikan FKDT Minta Tingkatkan.Prestasi dan Bersinergi dengan Pemkab Sukabumi

0

Gurilaps.com || Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan dilantiknya DPC FKDT Kabupaten Sukabumi dengan kepengurusan baru diharapkan mampu meningkatkan eksistensi dan prestasi FKDT, serta terus bersinergi dengan Pemkab Sukabumi.

Demikian dikatakan Bupati saat menghadiri pelantikan pengurus baru DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Sukabumi masa khidmat 2025-2030.

Pelantikan yang mengusung tema “Memaksimalkan Ikhtiar Merawat dan Menjaga Madrasah Diniyah Takmiliyah untuk Sukabumi Mubarakah” tersebut
berlangsung di Pusbang Dai Cikembang, Kecamatan Cikembar, Senin (15/12/2025).

“Pelantikan ini adalah amanah dan tanggung jawab untuk memajukan umat di Kabupaten Sukabumi,” ujar Bupati

Selain itu, Bupati mrngatakan FKDT memiliki peran strategis dalam mencetak karakter anak bangsa. Ia menyebutkan, para guru madrasah adalah pilar utama bagi Sukabumi yang Mubarokah.

Diketahui KH. Abdullah,resmi dilantik sebagai ketua FKDT Kabupaten Sukabumi masa khidmat 2025-2030. Pelantikan ini sekaligus menjadi momen Silaturahmi Akbar yang dihadiri oleh ratusan Asatidz dan Asatidzah Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) se-Kabupaten Sukabumi

KH. Abdullah menyampaikan bahwa FKDT merupakan aset penting yang ada di Kabupaten Sukabumi, dan siap mendukung kab. sukabumi mubarokah.

“Kami siap memaksimalkan usaha dan menjaga madrasah untuk mewujudkan visi Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan barokah,” Singkatnya.

Editor : Rd Ratu Dinar

Viral Video TKW Sukabumi Terbaring Sakit di Cina, Berharap Uluran Tangan untuk Bisa Pulang Berobat

0

Gurilaps.com || Sebuah video yang menampilkan kondisi memprihatinkan seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kota Sukabumi beredar luas dan menyita perhatian publik. Perempuan bernama Lanti (46), yang saat ini berada di Shanghai, Cina, tampak terbaring lemah sambil menyampaikan permohonan bantuan agar dapat segera dipulangkan ke Indonesia untuk menjalani pengobatan.

Lanti merupakan warga Jalan Pemuda I Gang Sumber Jaya RT 03/07, Kelurahan Citamiang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. Dalam rekaman tersebut, ia mengaku menderita sakit serius yang membuat tubuhnya mengalami pembengkakan di sejumlah bagian dan tidak lagi mampu bekerja.

Dengan suara yang nyaris tak terdengar, Lanti meminta perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia menyebut kondisi kesehatannya semakin menurun, sementara keterbatasan biaya membuatnya tak berdaya untuk pulang ke Tanah Air.

“Pak Dedi, saya TKW di Cina, sekarang lagi sakit dan ingin pulang ke Indonesia untuk berobat, tapi tidak punya biaya. Badan saya bengkak semua, saya sudah tidak kuat. Penyakitnya komplikasi, dari jantung, lambung, sampai gejala TBC,” tuturnya lirih dalam video.

Ia mengungkapkan, pembengkakan paling parah terjadi di bagian perut hingga kaki, sehingga aktivitas sehari-hari pun menjadi sangat terbatas. Dalam kondisi menahan sakit, ia terus menyampaikan harapannya agar dapat segera kembali ke Indonesia.

Keterangan tersebut diperkuat oleh kakak kandungnya, Isop (55). Ia mengatakan bahwa Lanti mulai mengeluhkan gangguan kesehatan sejak pertengahan tahun 2025. Saat itu, keluhan awal hanya berupa benjolan kecil di perut.

“Awalnya cuma benjolan kecil. Ibu sudah menyuruh pulang, tapi dia bilang belum ada uang untuk pulang,” ujar Isop, Minggu (14/12/2025).

Meski kondisi kesehatannya menurun, lanjut Isop, adiknya tetap bekerja demi memenuhi tuntutan hidup. Komunikasi dengan keluarga pun sempat terputus beberapa bulan. Ketika kembali menghubungi, kondisi Lanti sudah semakin parah.

“Dia bilang perutnya tiba-tiba membesar dan sangat sakit. Mau pulang juga harus urus surat-surat, katanya butuh biaya sampai Rp50 juta,” ucapnya.

Isop menjelaskan, Lanti memilih bekerja ke luar negeri sejak 2019 demi mencukupi kebutuhan keluarga dan membiayai anak semata wayangnya. Selama bekerja di Cina, Lanti masih rutin mengirimkan uang untuk anaknya yang kini duduk di bangku kelas II SMA dan merupakan santri tahfidz Al-Qur’an.

Sejak berangkat ke luar negeri, Lanti belum pernah pulang dan bertemu kembali dengan anaknya. “Ibu berharap ada pihak yang bisa membantu memulangkan Lanti secepatnya. Sudah lama tidak bertemu, kasihan juga anaknya,” tutur Isop.

Keluarga kini sangat berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah maupun pihak terkait agar Lanti bisa segera dipulangkan ke Indonesia dan mendapatkan perawatan medis yang layak.***(RAF)

Editor : Asep SH

Usai Direhabilitasi, Elang Jawa Raja Dirgantara Kembali Dilepas ke Alam di Situ Gunung Sukabumi

0

Gurilaps.com, Sukabumi || Seekor Elang Jawa jantan bernama Raja Dirgantara kembali dilepasliarkan ke habitat alaminya di kawasan Danau Situ Gunung, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (13/12/2025). Pelepasliaran dilakukan oleh Kementerian Kehutanan bersama Balai Besar TNGGP setelah elang tersebut dinyatakan memenuhi syarat kelayakan.

Pemilihan lokasi pelepasliaran didasarkan pada hasil kajian teknis yang mencakup kondisi habitat, ketersediaan pakan, serta tingkat kompetisi satwa liar. Area perbukitan di sekitar Situ Gunung dinilai mendukung kebutuhan hidup Elang Jawa yang memiliki wilayah jelajah luas.

Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki mengatakan, Raja Dirgantara telah dibekali perangkat GPS telemetry guna memantau pergerakan dan pola jelajahnya pascapelepasliaran. Pemantauan ini ditujukan untuk mendukung pengelolaan habitat dan penguatan upaya konservasi Elang Jawa.

“Perangkat GPS memungkinkan kami mengetahui pergerakan elang, wilayah jelajah, hingga lokasi bertengger dan mencari makan. Penggunaannya dilakukan dengan tetap memperhatikan kesejahteraan satwa,” kata Rohmat.

Raja Dirgantara sebelumnya menjalani proses rehabilitasi selama 1 tahun 3 bulan di Pusat Pendidikan Konservasi Elang Jawa (PPKEJ) Cimungkad, Sukabumi. Elang tersebut merupakan hasil penyerahan masyarakat dari Kecamatan Sukanegara, Kabupaten Cianjur, dalam kondisi belum mandiri saat pertama kali diterima pada September 2024.

Selama masa rehabilitasi, tim PPKEJ Cimungkad melakukan pemulihan perilaku melalui berbagai tahapan, termasuk pemberian pakan alami dan latihan berburu. Berdasarkan hasil evaluasi kesehatan dan perilaku, Raja Dirgantara memperoleh nilai 405 poin, melampaui batas minimal yang ditetapkan untuk dilepasliarkan.

PPKEJ Cimungkad merupakan fasilitas rehabilitasi dan edukasi Elang Jawa yang berdiri sejak 2020 di kawasan TNGGP. Selain sebagai pusat pemulihan satwa, kawasan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan konservasi bagi masyarakat.

Rohmat menyebutkan, populasi Elang Jawa di Pulau Jawa saat ini diperkirakan mencapai 511 pasang dan menunjukkan tren peningkatan. Ke depan, Kementerian Kehutanan berencana memperluas penggunaan teknologi pemantauan ke puluhan kantong habitat Elang Jawa di berbagai wilayah.

Selain pemanfaatan teknologi, pemerintah juga mendorong keterlibatan masyarakat sekitar hutan dalam menjaga kelestarian habitat. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi serta pemberian apresiasi kepada tokoh lokal yang berperan aktif dalam konservasi satwa liar.***(RAF)

Editor : AS

Ahli Waris Ketua PWI Kab.Sukabumi Terima Santunan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi

0

Gurilaps.com || BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi. Kegiatan penyerahan santunan secara simbolis tersebut berlangsung  di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Jumat 12/12/2025.

Penyerahan secara simbolis santunan JKM tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Kepala Bidang Kepesertaan Khusus dan Keagenan serta jajaran, Ketua dan pengurus PWI Kabupaten/Kota Sukabumi, serta ahli waris dari Alm. Mulya Hermawan.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi yang diwakili oleh Kepala Bidang Kepesertaan Khusus dan Keagenan, Supriatna, menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian dari komitmen lembaganya dalam meningkatkan kesadaran pekerja sektor formal maupun informal mengenai pentingnya jaminan sosial. Ia menilai, masih banyak pekerja khususnya di sektor informal yang rentan terhadap risiko kerja namun belum terlindungi oleh program jaminan ketenagakerjaan.

“Dengan menjadi peserta aktif, mereka akan mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketika terjadi risiko kerja, seperti yang dialami oleh Almarhum Bapak Mulya Hermawan,” ungkap Supriatna.

“Kebetulan beliau memiliki dua kepesertaan, pertama peserta PU sebagai Karyawan di PT. Media Bisnis Network sebagai Pimpinan Redaksi, yang kedua beliau aktif sebagai kepesertaan BPU, tercatat sebagai jurnalis/wartawan. Jadi, ahli waris menerima santunannya sebesar Rp74 juta rupiah,” tambahnya.

Supriatna berharap agar para pekerja lain selain profesi wartawan di semua sektor, dapat tergerak untuk mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan demi mendapatkan perlindungan yang layak.

“Kami ingin semua pekerja di semua sektor, khususnya yang informal memiliki rasa aman dan terlindungi saat bekerja. Program BPJS Ketenagakerjaan adalah hak yang perlu mereka dapatkan,” harap Supriatna.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap ada peningkatan partisipasi pekerja informal khususnya di sektor-sektor yang rentan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. Kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan, PWI Kabupaten dan Kota Sukabumi, serta para pemangku kepentingan diharapkan bisa memperkuat upaya perlindungan bagi pekerja yang memiliki risiko tinggi dalam aktivitas sehari-hari.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai manfaat program jaminan sosial. BPJS Ketenagakerjaan menekankan bahwa perlindungan ketenagakerjaan merupakan kebutuhan mendasar bagi seluruh pekerja, baik yang bekerja di sektor formal maupun informal.

Upaya edukasi dan sosialisasi akan terus dilakukan agar semakin banyak pekerja yang memahami pentingnya perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja, kematian, dan berbagai kondisi lain yang dapat mengancam keberlangsungan hidup keluarga pekerja.

“Melalui kegiatan seperti ini, BPJS Ketenagakerjaan ingin memastikan bahwa tidak ada pekerja yang berjuang sendirian ketika menghadapi risiko dalam pekerjaan mereka,” tegasnya.

“Ke depan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, berkomitmen melanjutkan sinergi dengan berbagai pihak di sektor apapun. Kita berharap peningkatan kepesertaan dari sektor informal dapat terus berjalan sehingga lebih banyak pekerja yang mendapat perlindungan yang layak dan berkelanjutan,” pungkas Supriatna.***

Editor : Asep SG