Sabtu, Juli 18, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Spiritualitas Pembangunan: Bagaimana SMSI Sukabumi Raya Menggerakkan Ekonomi Lewat Pena

Oleh : Aam Abdul Salam, Wanhat SMSI Sukabumi Raya/PWI Kab.Sukabumi dan Presidium MD KAHMI Sukabumi

Gurilaps.com, Sukabumi || Pelantikan Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya masa bakti 2025–2028 bukan sekadar agenda seremonial organisasi. Peristiwa ini adalah sebuah momentum spiritual dan kultural, sebuah titik tolak di mana pers dan media siber memosisikan diri sebagai pemegang suluh peradaban di tanah Sukabumi.

Di bawah nakhoda Ketua Sulaeman yang akrab disapa Kang Sule, Sekretaris Ariswanto, dan Bendahara Siti Ratna Maymunah, SMSI Sukabumi Raya mengemban amanah profetik: menghidupkan kembali roh literasi sebagai fondasi pembangunan daerah.

Secara filosofis, literasi adalah aktivitas membaca yang melampaui teks visual. Literasi adalah kemampuan membaca realitas, menangkap denyut nadi kehidupan masyarakat, dan menerjemahkan potensi alam menjadi maslahat bagi manusia.

Ketika SMSI Sukabumi Raya mengusung tema peranan dalam membangun literasi untuk menyukseskan program ketahanan pangan, kemandirian energi, dan kondusifitas investasi, organisasi ini sedang mengintegrasikan dimensi spiritual dalam kerja-kerja jurnalistik. Ketahanan pangan dan energi adalah wujud rasa syukur atas melimpahnya berkah Tuhan di bumi Sukabumi, sementara investasi dan pariwisata adalah ikhtiar kolektif untuk menjemput kesejahteraan.

Kabupaten dan Kota Sukabumi dianugerahi potensi yang luar biasa. Dari keindahan alam pariwisata yang memukau hingga peluang investasi yang menjanjikan. Namun, potensi ini akan tetap terkubur dalam kesunyian tanpa kehadiran narasi yang mencerahkan. Di sinilah pers hadir bukan sekadar sebagai penyebar informasi, melainkan sebagai pelopor gerakan literasi yang mendorong kemajuan.

Tulisan yang lahir dari pena para jurnalis SMSI harus mampu menjadi energi positif yang menggerakkan roda perekonomian dan mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pembangunan yang sejati tidak hanya membangun raga atau infrastruktur fisik, tetapi juga membangun jiwa dan kemandirian masyarakatnya.

Kepemimpinan baru SMSI Sukabumi Raya ditantang untuk membangun sinergi dan kolaborasi yang strategis. Dalam sudut pandang spiritual, kolaborasi adalah bentuk nyata dari silaturahmi yang mendatangkan berkah dan memperpanjang usia kemanfaatan organisasi.

SMSI Sukabumi Raya harus menjadi jembatan yang menghubungkan visi Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi dengan realitas di lapangan. Menjaga kondusifitas investasi berarti menciptakan ruang hidup yang harmonis, aman, dan saling percaya antara pemerintah, investor, dan warga lokal.

Selamat atas pelantikan pengurus SMSI Sukabumi Raya periode 2025–2028. Selamat mengemban amanah mulia kepada Kang Sule, Ariswanto, dan Siti Ratna Maymunah beserta jajaran pengurus. Semoga kehadiran SMSI di Sukabumi Raya senantiasa menjadi inspirasi, kompas moral, dan penggerak literasi yang membawa Sukabumi menuju daerah yang mandiri, sejahtera, dan penuh keberkahan sebagaimana visi Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi.***

Editor : M.Nabil

Popular Articles