Gurilaps.com || Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi anak-anak pada era digital, mulai dari derasnya arus informasi hingga perubahan pola pergaulan, keluarga kembali diingatkan sebagai benteng pertama dalam membentuk karakter generasi masa depan.
Momentum Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 dimanfaatkan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi untuk mengajak seluruh keluarga menjadikan rumah sebagai ruang pertama yang menghadirkan kasih sayang, pendidikan, dan teladan bagi anak.
Bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar di sekolah. Pembentukan karakter, kebiasaan baik, kedisiplinan, serta nilai-nilai moral justru mulai tumbuh dari lingkungan keluarga.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menegaskan bahwa orang tua memegang peran sentral dalam mendampingi tumbuh kembang anak, terutama pada fase-fase awal kehidupan.
“Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Dari rumah, anak belajar tentang kasih sayang, tanggung jawab, kedisiplinan, dan bagaimana menghargai sesama. Nilai-nilai itu akan menjadi bekal penting bagi mereka dalam menjalani pendidikan dan kehidupan di masa depan,” ujar Deden.
Peringatan Harganas tahun ini mengusung tema ‘Ayah Wajib Hadir’, sebuah pesan yang mengajak para ayah untuk tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga terlibat aktif dalam proses pengasuhan, pendidikan, dan pendampingan anak sehari-hari.
Menurut Deden, kehadiran ayah dan ibu secara utuh dalam kehidupan anak akan menciptakan lingkungan yang aman dan penuh dukungan, sehingga anak dapat tumbuh dengan rasa percaya diri, memiliki karakter yang kuat, serta lebih siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Ia menilai, di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, penguatan fungsi keluarga menjadi kebutuhan mendesak. Anak-anak membutuhkan ruang dialog, perhatian, dan pendampingan yang konsisten dari orang tua agar tidak kehilangan arah di tengah derasnya perubahan sosial dan teknologi.
Karena itu, peringatan Hari Keluarga Nasional diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum refleksi bagi setiap keluarga untuk kembali mempererat komunikasi, membangun kebersamaan, dan meningkatkan kepedulian terhadap pendidikan anak sejak dini.
Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi meyakini sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat akan menjadi fondasi lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, serta memiliki daya saing. Sebab di balik setiap anak yang tumbuh dengan baik, selalu ada keluarga yang hadir, mendampingi, dan menjadi tempat pertama bagi mereka belajar tentang kehidupan.***
Editor : M.Nabil


