Sabtu, April 25, 2026
Beranda blog Halaman 5

Refleksi Satu Tahun Asep Japar–Andreas, Ketua DPRD Kab.Sukabumi Ajak Warga Kawal dan Perkuat Arah Pembangunan

Gurilaps.com || Memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Asep Japar–Andreas, dinamika pembangunan di Kabupaten Sukabumi menjadi sorotan berbagai pihak. Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menilai momentum satu tahun pemerintahan ini harus dijadikan ruang refleksi sekaligus penguatan arah kebijakan ke depan.

Menurut Budi, capaian selama satu tahun terakhir menunjukkan adanya langkah progresif di sejumlah sektor prioritas. Namun, ia menegaskan bahwa evaluasi tetap diperlukan agar pembangunan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Setahun ini menjadi fondasi awal. Ada kemajuan, terutama pada pembangunan infrastruktur dasar, layanan kesehatan, dan pendidikan. Tetapi tentu masih ada kekurangan yang harus kita perbaiki bersama,” ujar Budi, Rabu (4/3/2026).

Ia menyebutkan, pembangunan jalan dan peningkatan fasilitas publik di sejumlah wilayah menjadi indikator konkret yang dirasakan masyarakat. Selain itu, perhatian terhadap sektor pendidikan dan kesejahteraan sosial dinilai mulai menunjukkan arah kebijakan yang lebih terstruktur.

Berbeda dari sekadar peringatan seremonial, Budi menekankan pentingnya partisipasi publik dalam mengawal jalannya pemerintahan. DPRD, kata dia, memiliki fungsi pengawasan yang akan terus dijalankan secara konstruktif demi memastikan program pemerintah daerah tepat guna.

“Momentum satu tahun ini bukan hanya untuk merayakan, tetapi untuk mengevaluasi. Kami di DPRD akan terus mendukung sekaligus mengawasi agar program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Budi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif memberikan masukan dan terlibat dalam proses pembangunan daerah. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci percepatan kemajuan daerah.

“Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan dukungan, kritik yang membangun, dan partisipasi aktif warga agar cita-cita mewujudkan Sukabumi yang lebih maju dan sejahtera bisa tercapai,” katanya.

Ia menambahkan, tantangan ke depan tidak ringan, mulai dari pemerataan pembangunan hingga penguatan ekonomi masyarakat. Karena itu, sinergi antar-lembaga dan dukungan publik dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan program.

Dengan semangat refleksi dan kolaborasi, DPRD berharap tahun kedua kepemimpinan Asep Japar–Andreas dapat menghadirkan kebijakan yang lebih adaptif, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat luas di Kabupaten Sukabumi. (Asep S)***

Editor : M.Nabil

Klarifikasi Video Viral, SPPG Ciemas Sukabumi: Menu Telah Sesuai Standar Gizi dan Anggaran

Gurilaps.com || Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) SPPG Sukabumi Ciemas Ciemas yang beralamat di Kampung Pangguyangan RT 01/RW 02, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, memberikan klarifikasi terkait video yang diunggah salah satu warga di Kecamatan Ciemas mengenai menu pendistribusian program.

Kepala SPPG, Hidayatulloh, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini turut mendukung keberlangsungan program pemenuhan gizi tersebut. Ia menegaskan, pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan demi perbaikan layanan ke depan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menjadi bagian penting dalam keberlanjutan program ini. Kami menerima dengan tangan terbuka setiap masukan karena kami meyakini itu demi kebaikan bersama,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Menanggapi video yang beredar, Hidayatulloh membenarkan bahwa menu yang ditampilkan dalam video tersebut merupakan paket distribusi SPPG untuk tanggal 26–28 Februari 2025. Ia menegaskan, menu tersebut telah disusun berdasarkan perhitungan kebutuhan gizi dan disesuaikan dengan batas anggaran yang telah ditentukan.

Secara perspektif gizi, menu tersebut mengandung energi sebesar 1.852,4 kkal, protein 78,9 gram, lemak 51,1 gram, karbohidrat 280,9 gram, serta serat 21,5 gram. Menurutnya, komposisi tersebut telah mempertimbangkan keseimbangan nutrisi sesuai kebutuhan sasaran penerima manfaat.

Dari sisi anggaran, Hidayatulloh menjelaskan bahwa porsi besar dialokasikan sebesar Rp10.000 per hari atau Rp30.000 untuk tiga hari, sementara porsi kecil sebesar Rp8.000 per hari atau Rp24.000 untuk tiga hari.

Adapun rincian paket porsi kecil untuk tiga hari meliputi susu Ultra Milk, sari kacang hijau, kurma isi 10, keripik tempe satu kantong, bolu kukus, telur dua butir, serta kacang koro 75 gram dengan total nilai sekitar Rp25.000.

Sementara itu, porsi besar terdiri atas susu Ultra Milk, sari kacang hijau, kurma isi 10, keripik tempe dua kantong, bolu kukus, telur tiga butir, serta kacang koro 75 gram dengan total sekitar Rp30.000.

Ia menambahkan, perhitungan harga dilakukan per item dengan mempertimbangkan porsi serta kebutuhan gizi, sehingga secara keseluruhan masih berada dalam batas anggaran yang ditetapkan program.

Pihak SPPG berharap klarifikasi ini dapat memberikan pemahaman utuh kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap pelaksanaan program pemenuhan gizi di wilayah Kecamatan Ciemas. (Asep Sugianto)****

Editor : M.Nabil

Doa dan Dukungan Rakyat untuk Pertamina Hadapi Badai Global: Menjaga Nadi Energi Saat Selat Hormuz Terancam

0

Oleh : Aam Abdul Salam, Sekjen Komite Nasional Kedaulatan Energi

GURILAPS.COM || Dunia kini tengah menahan napas di ambang konflik yang lebih luas. Eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran telah membawa spekulasi kelam tentang pecahnya Perang Dunia III. Di jantung krisis ini, terdapat Selat Hormuz, jalur sempit yang menjadi urat nadi distribusi 20% konsumsi minyak cair dunia. Ancaman penutupan jalur ini bukan sekadar gertakan geopolitik, melainkan ancaman langsung bagi kedaulatan energi Indonesia.

Bagi Pertamina, situasi ini adalah ujian kesiapsiagaan level tertinggi. Sebagai benteng pertahanan energi nasional, BUMN ini kini berdiri di garis depan untuk memastikan bahwa meski badai global menerjang, roda ekonomi di pelosok nusantara tidak berhenti berputar tetap kuat roda perekonomian nasional berjalan.

Tantangan Nyata: Logistik dan Biaya

Penutupan Selat Hormuz akan memicu efek domino yang instan. Harga minyak mentah dunia (Brent) diprediksi melonjak tajam, melampaui angka psikologis yang dapat membebani anggaran negara. Berdasarkan data terkini, setiap kenaikan harga minyak dunia sebesar US$ 1 per barel berpotensi menambah beban pengeluaran APBN hingga Rp 10,3 triliun. Dampaknya tidak hanya pada harga, tetapi juga pada kepastian pasokan minyak mentah yang sebagian masih harus diimpor untuk memenuhi kebutuhan kilang dalam negeri.

Data Statistik: Ketahanan Stok Nasional

Di tengah ketidakpastian global per Maret 2026, Pertamina memastikan bahwa cadangan energi nasional masih dalam kondisi terkendali. Berikut adalah gambaran statistik stok BBM terkini:

  • Ketahanan Stok Nasional: Saat ini rata-rata stok BBM nasional berada di kisaran 18 hingga 23 hari.
  • Stok Khusus: Menjelang periode krusial seperti Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina mempertebal cadangan guna mengantisipasi lonjakan konsumsi sekaligus risiko gangguan distribusi global.
  • Optimasi Kilang: Kilang domestik seperti Balikpapan beroperasi penuh untuk meminimalkan ketergantungan pada produk jadi dari luar negeri.

Analisis Dampak Harga Spesifik

Kenaikan harga minyak dunia secara langsung menekan harga BBM non-subsidi. Pada 1 Maret 2026, penyesuaian harga sudah mulai terasa di SPBU sebagai respons atas gejolak pasar global. Jika Selat Hormuz benar-benar ditutup, tekanan inflasi tidak hanya akan menghantam sektor energi, tetapi juga merembet ke harga bahan pokok dan jasa logistik di seluruh Indonesia.

Dukungan Rakyat: Energi yang Sebenarnya

Di balik angka-angka statistik dan strategi militer, ada ribuan Perwira Pertamina yang bekerja tanpa henti. Mereka adalah awak kapal tanker yang menembus perairan berisiko tinggi, operator kilang yang menjaga suhu tetap stabil di bawah tekanan, hingga petugas SPBU yang memastikan pelayanan tetap prima.

Seluruh rakyat Indonesia akan selalu memberikan dukungan moral dan doa terbaik bagi Pertamina. Kesadaran bahwa menjaga ketahanan energi adalah perjuangan kolektif menjadi kekuatan tambahan bagi para pekerja. Kepercayaan masyarakat bahwa Pertamina mampu menavigasi krisis ini adalah “bahan bakar” yang tak ternilai harganya bagi ketahanan mental bangsa.

Pertamina tidak berjalan sendirian. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan doa dari seluruh pelosok negeri, tantangan global sedahsyat apa pun akan dihadapi demi satu tujuan: Menjaga api kedaulatan energi tetap menyala untuk Indonesia.****

EDITOR : M.NABIL

Ramadan Momentum Berkah Distribusi Gizi, SPPG Yayasan Tanah Pelangi Nusantara-01 Layani 11 Posyandu

Gurilaps.com, Sukabumi Kota ||  Aktivitas distribusi pangan bergizi oleh SPPG Yayasan Tanah Pelangi Nusantara-01 tetap berjalan selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Di tengah suasana ibadah puasa, tim pendistribusi tetap mengantarkan paket makanan bergizi ke kurang lebih 11 posyandu, setiap Senin hingga Jumat.

Berbeda dari hari biasa, ritme kerja selama Ramadan menuntut ketepatan waktu dan kesiapan fisik para petugas. Distribusi dilakukan pada pagi hari agar makanan segera diterima dan dimanfaatkan oleh sasaran penerima, seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Angga, salah satu karyawan yang bertugas mendistribusikan, mengatakan bahwa komitmen pelayanan tetap menjadi prioritas meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.

“Kami tetap berupaya maksimal agar pendistribusian tidak terlambat. Setiap hari kami menyasar sekitar 11 posyandu. Ramadan justru menjadi motivasi untuk bekerja lebih ikhlas dan disiplin,” ujarnya. Selasa (3/3/2026)

Menurutnya, seluruh paket makanan telah disiapkan sesuai standar pemenuhan gizi, dengan komposisi seimbang antara karbohidrat, protein, serta kandungan vitamin dan mineral. Selain itu, aspek kebersihan dan keamanan pangan menjadi perhatian utama dalam proses pengemasan hingga pengantaran.

Keberlanjutan distribusi selama Ramadan dinilai penting untuk menjaga asupan nutrisi kelompok rentan. Kader posyandu di sejumlah titik menyebut program tersebut membantu memastikan pelayanan kesehatan dasar tetap berjalan, khususnya dalam pemantauan tumbuh kembang balita.

Dengan cakupan 11 posyandu dan jadwal rutin lima hari dalam sepekan, SPPG Yayasan Tanah Pelangi Nusantara-01 menegaskan komitmennya dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat. Program ini diharapkan terus berkontribusi pada upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan, tanpa terhenti oleh momentum musiman, termasuk di bulan suci Ramadan. ****

EDITOR : M.Nabil

Bangkitkan UMKM Lokal, Cemilan Corn Dog Mozarella di Pangsor Palabuhanratu Favorit Kaum Muda

Gurilaps.com, Sukabumi || Cemilan Corn Dog Mozarella menjadi salah satu pelaku UMKM kuliner yang mulai mencuri perhatian masyarakat Palabuhanratu. Berlokasi di dekat pertigaan Pangsor Lio, tepatnya di Kampung Pangsor, Jalan Raya Pangsor, Palabuhanratu. Selasa (3/3/2026).

Usaha milik Ibu Tini (29) ini tampil unik dengan konsep kontainer yang menarik perhatian pelanggan dan pengguna jalan. Kehadirannya menambah semarak ragam jajanan kekinian di kawasan tersebut.

Usaha yang baru berdiri sekitar tujuh bulan ini perlahan menunjukkan perkembangan positif. Dengan memanfaatkan desain kontainer yang sederhana namun estetik, Cemilan Corn Dog Mozarella mampu menarik minat pelanggan, terutama kalangan muda yang gemar berburu jajanan modern dengan harga terjangkau.

Beragam varian corn dog ditawarkan, mulai dari Corn Dog Sweet Mozarella, Corn Dog Mozarella Asin, hingga Corn Dog Sosis. Selain menu utama tersebut, tersedia pula aneka cemilan lain seperti tahu gejrot, receh basreng, dan bakso goreng.

Harga yang dibanderol pun ramah di kantong, mulai dari Rp5.000 hingga Rp17.000, sehingga dapat dijangkau berbagai kalangan.

Tini mengaku bersyukur atas respons positif masyarakat terhadap usahanya. “Alhamdulillah, meskipun baru berjalan tujuh bulan, peminatnya cukup banyak terutama anak-anak muda. Saya berharap usaha ini bisa terus berkembang dan semakin dikenal,” ujar Tini saat ditemui di lokasi.

Sebagai bagian dari pelaku UMKM lokal, Ia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas produknya.

Dan berencana mengurus legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) serta Sertifikat Halal guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen.

Dari usaha kecil yang dirintisnya, kini Cemilan Corn Dog mampu meraih omzet sekitar Rp100.000 per hari. Meski terbilang sederhana, pendapatan tersebut cukup membantu perekonomian keluarga sekaligus menjadi bukti bahwa sektor UMKM tetap memiliki peluang besar untuk berkembang.

Memasuki bulan Ramadhan, permintaan terhadap cemilan ini meningkat signifikan. Corn Dog Mozarella kerap menjadi pilihan masyarakat untuk menu takjil berbuka puasa.

Selain itu, tersedia juga jus buah segar yang menjadi pelengkap hidangan berbuka bagi para pelanggan.

Dengan semangat konsistensi dan inovasi, Cemilan Corn Dog Mozarella diharapkan terus bertumbuh dan menjadi salah satu UMKM kuliner yang mampu bersaing di Palabuhanratu.

Kehadiran usaha ini sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas dan keberanian memulai usaha menjadi kunci penting dalam membangun ekonomi masyarakat lokal. (Ujang Supiyandi)***

Editor : Nabil

SCG Raih Penghargaan Pemberi Kerja Badan Usaha Terbaik, Wujud Komitmen Perlindungan Tenaga Kerja di Indonesia

0

Gurilaps.com, Sukabumi || SCG, pemimpin bisnis regional dengan beragam unit bisnis, terus menegaskan komitmennya dalam menjalankan bisnis yang bertanggung jawab serta berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia. Melalui anak perusahaannya, PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, SCG berhasil menerima penghargaan sebagai Pemberi Kerja Badan Usaha Terbaik 1 dari BPJS Ketenagakerjaan dalam ajang Night of Appreciation Gala 2026 yang diselenggarakan pada Rabu, 12 Februari 2026 di Kota Sukabumi. Penghargaan ini diserahkan kepada perusahaan-perusahaan yang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, dalam rilis diterima redaksi, Selasa (3 Maret 2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Barat, Kunto Wibowo, Koordinator Advokasi BPJS, Watch Timboel Siregar, GM Administration Semen Jawa, Indra Leksono, Ketua Kader Norma Ketenagakerjaan Nasional, Heri Wijaya, Kepala Disnaker Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, Rektor UMMI, perwakilan Kejaksaan Negeri, serta sejumlah perwakilan perusahaan dan pemangku kepentingan lainnya. PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi juga diberikan kesempatan untuk memaparkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan agar dapat dijadikan contoh baik bagi para pelaku industri di Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Kunto Wibowo menyampaikan bahwa perusahaan-perusahaan yang hadir merupakan perusahaan besar yang tidak hanya berkontribusi terhadap perekonomian daerah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pekerja .

Pencapaian ini menjadi bukti pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Inclusive Green Growth. Melalui penyediaan jaminan sosial yang inklusif bagi pekerja rentan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah operasional, SCG memastikan bahwa pertumbuhan bisnis berjalan selaras dengan kesejahteraan sosial.

Peramas Wajananawat, Presiden Direktur PT Semen Jawa & PT Tambang Semen Sukabumi mengatakan, “Kami percaya bahwa pertumbuhan bisnis harus beriringan dengan perlindungan dan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Kami sangat mengapresiasi penghargaan sebagai Badan Usaha Pemberi Kerja Terbaik dari BPJS Ketenagakerjaan. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperluas dukungan terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan dan masyarakat sektor informal di wilayah operasional kami.”

Penghargaan Pemberi Kerja Badan Usaha Terbaik dari BPJS Ketenagakerjaan merupakan merupakan bentuk apresiasi kepada badan usaha yang tidak hanya patuh dalam kepesertaan dan administrasi, tetapi juga aktif memperluas perlindungan sosial bagi pekerja, termasuk kelompok rentan di sektor informal.

Transformasi Kesejahteraan Melalui Jaminan Sosial yang Inklusif

Keberhasilan SCG dalam meraih predikat Pemberi Kerja Terbaik didorong oleh kontribusi masif dalam Gerakan Peduli Jaminan Pekerjaan Rentan. Program ini menyasar masyarakat di sektor informal yang berada di lima desa binaan utama, yaitu Desa Kebonmanggu, Sirnaresmi, Sukamaju, Tanjungsari, dan Wangunreja.

Hingga tahun 2025, tercatat sebanyak 502 pekerja rentan telah mendapatkan perlindungan jaminan sosial dari perusahaan. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun 2023 yang berjumlah 147 orang. Inisiatif ini selaras dengan arahan Pemerintah Provinsi untuk memprioritaskan kesejahteraan masyarakat yang berada di lingkungan terdekat operasional perusahaan sesuai pesan Gubernur Jawa Barat, Bapak Dedi Mulyadi, untuk mencintai masyarakat sekitar terlebih dahulu.

Sinergi Prestasi dan Inovasi dalam Daftar Apresiasi (Appreciation and Awards)

Selain keberhasilan mendapatkan penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan, dedikasi SCG dalam mengintegrasikan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial telah diakui secara luas melalui berbagai penghargaan prestisius. Pada ajang Indonesia Green and Sustainable Company Award 2025, perusahaan sukses meraih kategori Best ESG Implementation dan Best Circular Economy Innovation, sebuah pencapaian yang mengukuhkan posisi perusahaan dalam praktik bisnis berkelanjutan. Tak hanya di level nasional, kontribusi nyata perusahaan juga mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang dibuktikan dengan perolehan 1st Winner Top Partner Award atas investasi besar dalam program CSR, serta 2nd Winner Corporate Environment Stewardship atas inovasi pengelolaan limbah dan penggunaan energi ramah lingkungan.

Konsistensi perusahaan dalam mendukung sistem keberlanjutan operasional bisnis juga membuahkan CSR Sustainability Awards, sementara kepedulian terhadap ketahanan pangan dan regenerasi sektor agraris diakui melalui The Millennial Farmer Award. Di bidang komunikasi dan pemberdayaan, SCG meraih Bronze Winner pada ajang Public Relations Indonesia Awards Awards 2024 untuk kategori CSR Communication Program dan sub-kategori Community-Based Development. Prestasi ini diperkuat dengan penghargaan Anugerah Sukabumi Awards dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi atas keberhasilan membina UMKM lokal melalui program GESARI. (Sumber : Amanda Utari Brand and Communications Manager PT SCG Indonesia)***

Editor : Yosep M

Membumikan Trisakti di Era Prabowo: Menjaga Nyala “Kawah Candradimuka” di Ambang Perang Dunia III

Oleh : Abdul Salam Nur Ahmad, Sekjen Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98-PPJNA 98

GURILAPS.COM || Dunia hari ini tidak sedang baik-baik saja. Di tengah gemuruh konflik geopolitik yang kian memanas di berbagai belahan bumi—yang oleh banyak pengamat disebut sebagai ambang Perang Dunia III—Indonesia berdiri di persimpangan jalan sejarah. Di tengah ketidakpastian global ini, sebuah gerakan rakyat harus hadir dengan satu seruan kuat: Membumikan kembali Trisakti.

Gerakan ini bukan sekadar nostalgia sejarah, melainkan strategi bertahan hidup sekaligus lompatan besar bangsa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Trisakti: Perisai Bangsa di Tengah Badai Global

Konsep Trisakti yang dicetuskan oleh Bung Karno — Berdaulat di bidang politik, Berdikari di bidang ekonomi, dan Berkepribadian dalam kebudayaan — kini menemukan relevansi tertingginya untuk menghadapi perkembangan situasi konflik global.

Dalam situasi ancaman perang global, kedaulatan pangan, energi, dan mentalitas bangsa adalah harga mati. Presiden Prabowo, dengan visi ketahanan nasionalnya yang kuat, dipandang sebagai katalisator utama untuk mengimplementasikan Trisakti secara nyata, bukan sekadar slogan di atas kertas.

Menyelamatkan Universitas Trisakti: Menjaga Sang Kawah Candradimuka

Salah satu pilar utama dalam gerakan “Membumikan Trisakti” adalah penyelamatan dan penguatan Universitas Trisakti. Institusi ini bukan sekadar perguruan tinggi biasa; ia adalah warisan sejarah yang langsung diberi nama oleh Bung Karno.

Pusat Penggemblengan : Sebagai “Kawah Candradimuka”, Universitas Trisakti didirikan untuk menggodok generasi muda menjadi pemimpin yang tangguh, berani, dan visioner.

Benteng Intelektual : Di tengah ancaman perang fisik dan informasi, Universitas Trisakti harus dikembalikan fungsinya sebagai pusat pemikiran strategis yang mendukung kemandirian bangsa.

Misi Penyelamatan : Gerakan rakyat ini menekankan pentingnya menjaga integritas dan marwah universitas ini dari berbagai konflik internal maupun eksternal, agar ia tetap fokus mencetak “Manusia Trisakti” yang siap membawa Indonesia memimpin dunia.

 

“Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” – Bung Karno

 

Menuju Indonesia Pemimpin Dunia

Visi besar ini sangat selaras dengan arah kebijakan Presiden Prabowo yang menginginkan Indonesia kuat secara militer dan ekonomi. Jika generasi muda Indonesia benar-benar dijiwai oleh ruh Trisakti, Indonesia tidak akan hanya menjadi penonton dalam kancah perang global, melainkan menjadi penengah dan pemimpin.

Gerakan Rakyat Membumikan Trisakti mengajak seluruh elemen bangsa untuk:

1. Mendukung Hilirisasi, Gerakan Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi agar kita tidak bergantung pada rantai pasok global yang rentan perang.

2. Memperkuat Pendidikan Karakter di universitas-universitas, terutama Universitas Trisakti, agar melahirkan pemimpin yang kuat menjaga kedaulatan tak bisa dibeli oleh kepentingan asing.

3. Menjaga Persatuan Nasional sebagai modal utama menghadapi tekanan geopolitik. Serta mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia Berdoa khususnya untuk ummat Islam saat Bulan Ramadan tiada henti hentinya Berdzikir, Bersholawat dan Berdoa untuk Kekuatan Kesehatan Bapak Presiden Prabowo dan Dianugerahkan Negeri yang Aman Damai Gemah Rifah Lohjinawi Adil dan Makmur.

Penutup

Masa depan Indonesia ada pada keberanian kita untuk kembali ke jati diri bangsa. Bersama Presiden Prabowo, gerakan membumikan Trisakti adalah jawaban atas tantangan zaman. Menyelamatkan Universitas Trisakti adalah langkah awal memastikan bahwa “api” perjuangan untuk Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian akan terus menyala, membawa kita keluar dari bayang-bayang perang menuju puncak peradaban dunia.***

EDITOR : YOSEP M

Menata Asa, Mengukir Karya: Refleksi Satu Tahun Kabupaten Sukabumi di Bawah Nakhoda H.Asep Japar – H.Andreas

GURILAPS.COM || Setahun sudah Kabupaten Sukabumi menapaki babak baru kepemimpinan. Sejak dilantik pada Februari 2025, pasangan Bupati H.Asep Japar dan Wakil Bupati H.Andreas telah membawa angin perubahan di wilayah yang kaya akan potensi alam dan budaya ini. Dengan visi besar menuju Sukabumi yang Maju, Adil, dan Makmur, perjalanan satu tahun ini bukan sekadar tentang angka, melainkan tentang komitmen menghidupkan kembali “Permata yang Terpendam” menjadi daerah termaju di Jawa Barat.

Kepemimpinan Kuat: Harmoni Birokrasi dan Rakyat

H.Asep Japar, dengan latar belakang birokrat yang mumpuni, bersinergi apik dengan H.Andreas dalam menciptakan stabilitas pemerintahan. Kepemimpinan mereka ditandai dengan gaya yang inklusif namun tegas. Dalam satu tahun pertama, penguatan tata kelola pemerintahan dan efisiensi anggaran menjadi prioritas utama untuk memastikan setiap kebijakan berdampak langsung pada masyarakat.

Mengelola Potensi SDA dan Pariwisata

Sukabumi dianugerahi Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah dengan potensi Gurilapsnya dan sektor pariwisata bertaraf internasional seperti Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark. Di bawah kepemimpinan Asep Japar – Andreas, sektor-sektor ini menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah:

Optimalisasi SDA: Pemerintah daerah mulai melakukan langkah serius dalam pengelolaan lingkungan hidup dan pemanfaatan potensi agrobisnis secara berkelanjutan.

Pariwisata Terintegrasi: Fokus pada perbaikan infrastruktur jalan di kawasan wisata menjadi bukti nyata untuk meningkatkan aksesibilitas dan minat wisatawan, yang pada gilirannya mendongkrak PAD (Pendapatan Asli Daerah) dan kesejahteraan warga sekitar.

Prestasi Kerja dalam Satu Tahun

Meski tantangan masih ada, beberapa capaian signifikan telah diraih:

Infrastruktur Prioritas: Perbaikan sejumlah ruas jalan rusak dan pembangunan fasilitas pendidikan mulai menunjukkan progres nyata sebagai bentuk realisasi janji kampanye.

Iklim Investasi: Peningkatan iklim investasi diapresiasi oleh berbagai pihak, termasuk DPMPTSP, yang melihat kepemimpinan baru ini memberikan kepastian hukum dan kemudahan bagi para investor untuk masuk ke Sukabumi.

Komitmen Sosial: Program beasiswa dan perhatian pada sektor kesehatan menjadi langkah konkret pasangan ini dalam menciptakan keadilan bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.

Jalan Terjal Menuju Adil dan Makmur

Satu tahun memang baru permulaan. Kritik dan evaluasi terkait isu lingkungan serta proyek infrastruktur yang belum tuntas tetap menjadi “PR” besar yang diakui oleh Bupati Asep Japar. Namun, dengan keterbukaan ruang evaluasi, pasangan ini menunjukkan kedewasaan dalam berpolitik dan dedikasi untuk terus berbenah.

Kesimpulan

Refleksi satu tahun ini menjadi momentum emas sebagai pijakan penting. Sukabumi yang Maju, Adil, dan Makmur merupakan cita cita mulia sebagai tujuan utama akan terwujud dengan kepemimpinan kuat H.Asep Japar (Bupati ) – H.Andreas (Wakil Bupati) terus berjalan selaras dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat. Dengan potensi alam yang tak terbatas sangat kaya, masa depan Sukabumi kini berada di tangan H.Asep Japar dan H.Andreas pemimpin yang siap bekerja mengabdi dengan hati mewujudkan Sukabumi yang Maju. Adil dan Makmur.

(Penulis : Aam Abdul Salam, Penasehat PWI Kab.Sukabumi, Penasehat Serikat Media Siber Indonesia/SMSI Sukabumi, Presidium Korp Alumni HMI/KAHMI Sukqbumi)

Editor : YM

Kreativitas Siswa SMK IT Yasin Simpenan Sukabumi Produksi Film Pendek “Kabayan Chased by the Debt”

0

Gurilaps.com || Kreativitas peserta didik kelas XII SMK Islam Terpadu Yasin terlihat dalam pembuatan film pendek berjudul “Kabayan Chased by the Debt” yang diproduksi hanya dengan menggunakan handphone. Kegiatan ini merupakan tugas proyek akhir mata pelajaran Bahasa Inggris yang dibimbing oleh guru mata pelajaran, Fera Ristiani, Rabu (25/2/2026).

Proyek pembuatan film pendek ini dilakukan sebagai bagian dari tugas akhir Bahasa Inggris kelas XII dengan tujuan melatih kemampuan berbahasa sekaligus mengembangkan kreativitas dan kerja sama siswa. Seluruh proses produksi, mulai dari pengambilan gambar hingga penyuntingan video, dilakukan secara mandiri oleh siswa dengan memanfaatkan perangkat handphone sederhana.

Film “Kabayan Chased by the Debt” mengangkat cerita tokoh Kabayan yang digambarkan sebagai sosok pemalas namun cerdik dalam menghindari tanggung jawab membayar hutang, terutama kepada rentenir. Cerita dikemas dengan nuansa komedi yang menampilkan kelucuan sekaligus kecerdikan Kabayan dalam menghadapi masalahnya.

Salah satu peserta didik, Rima, mengatakan dirinya merasa senang dapat terlibat langsung dalam pembuatan film tersebut meskipun menghadapi berbagai keterbatasan.

“Saya merasa senang bisa terlibat secara langsung dalam pembuatan film ini. Walaupun banyak kekurangan, dari situ saya belajar bahwa waktu, kerja sama, dan kesabaran sangat penting, karena membuat proyek seperti ini tidak mudah,” ujarnya.

Ia juga berharap karya tersebut dapat menjadi kenangan berharga sekaligus inspirasi bagi siswa lain di masa mendatang.

“Ke depannya, karena saya juga sudah mau lulus, saya berharap video ini bisa menjadi kenangan yang baik untuk saya dan teman-teman, serta menjadi bukti bahwa kami pernah berusaha dan berkarya bersama. Saya juga berharap hasilnya bisa bermanfaat dan menginspirasi adik-adik kelas yang nantinya akan membuat proyek serupa,” tambahnya.

Sementara itu, guru mata pelajaran Bahasa Inggris, Fera Ristiani, menjelaskan bahwa tugas proyek pembuatan film pendek ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi Bahasa Inggris sekaligus melatih kreativitas siswa melalui media yang dekat dengan kehidupan mereka.

“Melalui proyek short movie ini, siswa tidak hanya belajar Bahasa Inggris, tetapi juga belajar bekerja sama, mengatur waktu, serta berani mengekspresikan ide dan kreativitas mereka. Meskipun hanya menggunakan handphone, hasilnya cukup membanggakan,” kata Fera.

Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan mampu mengembangkan keterampilan berbahasa Inggris secara praktis sekaligus membangun pengalaman berkarya yang bermanfaat menjelang kelulusan.

Film sudah tayang di YouTube Chanel smkityasin

Link : https://youtu.be/7UGhljlNYy4?si=6vV9j9hmxg1asAT6

Jurnalist : Yosep M

Editor : DH

Perjalanan Budaya 13 s.d 20 Februari 2025 di Bangalore India

Oleh : Gin gin Akil, Wapimred Wartain.com

GURILAPS.COM || Tertanggal 11 Januari 2025, ”pasraman dupa ayur pinukuh majapahit” di bali mengundang komunitas budaya sunda, melalui saya, untuk menjadi duta budaya nusantara ke India, dalam sebuah perhelatan agung yang dihadiri lebih dari 100 negara yaitu sekitar 250 ribu orang (para pelaku spiritual). Lalu saya sampaikan ke beberapa pihak, di komunitas budaya sunda yang masih melakukan aktivitas budaya sakral leluhur (karena yang diminta adalah pelaku seni spiritual /sakral), tapi tidak satupun yang siap, padahal yang perlu dipenuhi hanya tiket pulang pergi, itupun sudah disubsidi sebesar 30%, ditanggung konsumsi dan akomodasi sepenuhnya oleh panitia penyelenggara di India (Art of Living internatinal foundation). Karena ini kesempatan yang sangat baik dan strategis, juga menghormati sedulur Bali yang ngajen terhadap budaya sunda, saya putuskan biar saya saja yang mewakili.

Tentu saja untuk ini saya harus berusaha mencari sponsor, ke pemerintah dan beberapa tokoh yang saya nilai cukup memiliki perhatian, kaitan dengan visi indonesia perlu membangun diplomasi budaya. Sebagai penyelenggara kegiatan Upacara Ngertakeun Bumi Lamba, yang terbuka dan memiliki semangat persaudaraan dunia, saya pikir ini akan menjadi ajang untuk mengundang seluruh perwakilan dari mancanegara. Saya mendapat dukungan dari beberapa pihak, dari Papih AW, Kolonel Denden (Kalacakra), Aam Abdulsallam (Wartain.com),  Ida Ratu Sri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun (Kedatuan Kawista) dan teman teman dekat yang melakukan rereongan. Sayangnya dari Pak Dedi Mulyadi (surat resmi sudah disampaikan), sama sekali tidak ada respon apapun, karena mungkin beliau fokus menangani bencana di cisarua bandung barat, atau mungkin tidak ada wangsit untuk mendukung.

Bagaimanapun pada akhirnya semua usaha yang dilakukan membuahkan hasil, atas dasar gotong royong dari nilai persaudaraan dan visi perjuangan yang sama, saya memulai perjalanan. Kegiatan di India adalah tanggal 13-20 Februari 2025 di bangalore, salah satu kota yang besar disana. Jadi saya berangkat jalan darat ke bali sejak tanggal 11 dari purwokerto (ke sana dulu untuk dapat bantuan rereongan), dan kemudian tanggal 13 terbang ke India dari Bali, dengan jumlah rombongan 19 orang, dipimpin oleh kasepuhan pasraman jro made dwija. Sesampainya di India diorganisir untuk segalanya oleh Maha Krishnanda (saudara Bali yang sudah lebih dulu berada dilokasi), jadi total rombongan seluruhnya berjumlah 20 orang.

Selamat sampai di ashram “Art of Living”, yang luas kompleksnya kurang lebih sebesar 80 Hektar. Kami ditempatkan disebuah hotel milik ashram, dengan pembagian 3 orang perkamar (kapasitas kamar dibuat untuk 4 orang). Selama Di tempat itu, makan disediakan dalam sebuah dapur dan ruang makan yang besar, gratis, dalam keyakinan mereka makanan adalah sesuatu yang sakral, kita harus menhormatinya, seperti sebuah ritual penting., “Take what you eat and Eat what you take”. Tempat ini adalah salah satu yang terbesar di bangalore, ada beberapa guru spiritual yang terkenal di India. Mereka sangat dihormati oleh pemerintah karena kontribusinya dalam memperkuat identitas dan ekonomi India.

Ternyata, dalam 20 tahun terakhir 30% belanja internasional dibelikan untuk kegiatan spiritual. Dan karenanya ini menjadi industri yang sangat penting. Hingga saat ini 2 raksasa “industri spiritual” dipegang oleh 2 negara yaitu India dan kedua adalah Amerika (aneh ya Amerika bisa jadi nomor 2). Lalu mengapa Indonesia yang kaya akan ragam budaya spiritual akar, tidak mampu mengelolanya, karena memang secara spiritual mayoritas kita pun masih konsumtif, yaitu mengkonsumsi jalan spiritual produk bangsa atau negara lain.

Dengan tradisi mistisisme-nya sendiri, salah satu yang terbesar di India (juga dunia), kekayaan yang didapat pertahun oleh art of living adalah kurang lebih sebesar 60T rupiah pertahun.

Perjalan ke India ini, memberi sebuah pengetahuan yang inspiratif. Ketika kita (seperti india) mampu mengelola budaya akar sendiri, kita akan diberi kecukupan yang disediakan oleh nilai warisan leluhur sendiri.

Bersambung….

Editor : Fikrie M