Kamis, April 23, 2026
Beranda blog Halaman 2

Muhammad Azmi F Terpilih sebagai Presma BEM Universitas Langlangbuana

Gurilaps.com, Bandung || Muhammad Azmi F resmi terpilih sebagai Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Langlangbuana dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Gedung Wisma Buana pada 30-31 Maret 2026.

Momen ini menandai dimulainya kepemimpinan baru dalam organisasi kemahasiswaan yang diharapkan mampu membawa perubahan positif di lingkungan kampus. Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, perwakilan organisasi mahasiswa, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Azmi menegaskan komitmennya untuk menjadikan BEM sebagai wadah aspirasi mahasiswa yang aktif, inklusif, dan responsif terhadap berbagai isu. Ia juga mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk bersinergi dalam menciptakan program kerja yang berdampak nyata.

“Ke depan, BEM harus menjadi ruang kolaborasi dan inovasi, serta mampu menjawab tantangan zaman dengan solusi yang konkret,” ujar Azmi.

Pihak universitas juga menyampaikan harapan agar kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta terus meningkatkan kualitas kegiatan kemahasiswaan.

Dengan terpilihnya Muhammad Azmi F, diharapkan BEM Universitas Langlangbuana semakin solid serta mampu berkontribusi aktif dalam membangun lingkungan akademik yang dinamis dan berdaya saing.***

Editor : M.Nabil

Hari Pertama Masuk Sekolah, Siswa SMP-SMK IT Yasin Bojong Kopo Simpenan Gelar Halal Bihalal

Gurilaps.com || Ratusan siswa beserta jajaran tenaga pendidik SMP dan SMK Islam Terpadu (IT) Yasin menggelar tradisi halalbihalal pada hari pertama masuk sekolah pasca-libur Idulfitri 1447 H. Kegiatan yang penuh khidmat ini dilaksanakan di halaman sekolah yang berlokasi di Kp. Bojong Kopo, Desa Simpenan, pada Senin pagi (30/03/2026).

Acara dimulai tepat pukul 07.30 WIB dengan agenda utama bersalaman saling memaafkan antara siswa, guru, dan staf sekolah. Momentum ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta membersihkan diri dari kekhilafan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan dan merayakan Idulfitri di lingkungan pendidikan.

Salah seorang guru Yasin menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang wajib dilaksanakan sebelum memulai aktivitas Belajar Mengajar (KBM) efektif. Menurutnya, suasana kekeluargaan yang dibangun di hari pertama akan meningkatkan semangat dan energi positif bagi para siswa untuk kembali fokus mengejar materi pelajaran.

Selain bersalaman, rangkaian acara juga diisi dengan sambutan singkat mengenai makna konsistensi ibadah pasca Ramadan. Lokasi sekolah yang asri di kawasan Bojong Kopo menambah kekhusyukan para peserta didik saat mendengarkan arahan dari pihak yayasan mengenai pentingnya adab dan akhlak di atas ilmu pengetahuan.

Kegiatan halalbihalal ini ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama untuk kelancaran sisa semester genap tahun ajaran 2025/2026. Usai acara formal berakhir, para siswa diarahkan untuk masuk ke kelas masing-masing guna melakukan pembersihan lingkungan kelas sebagai persiapan dimulainya KBM normal pada keesokan harinya. (YM)***

EDITOR : AS

Bung Karno dan Palabuhanratu: Simfoni Semesta di Gerbang Samudra

Oleh : Yudi Suryadikrama, Dewan Pembina Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih.

GURILAPS.COM || Palabuhanratu Sukabumi bukan sekadar barisan pantai dan deburan ombak; ia adalah titik temu antara estetika alam, kedalaman filsafat, dan getaran spiritual. Tak heran jika Bung Karno, sang penyambung lidah rakyat dengan visi arsitekturalnya, memilih tanah ini untuk mendirikan Grand Inna Samudra Beach Hotel serta Istana Tenjo Resmi. Pilihan Bung Karno bukanlah kebetulan, melainkan pengakuan atas kemegahan sakral Samudra Hindia yang bersanding dengan indah serta kokohnya tanah sunda parahyangan Jawa Barat.

Secara filosofis, Palabuhanratu merepresentasikan harmoni antara Buana Nyungcung (langit), Buana Panca Tengah (dunia manusia), dan Buana Larang (kedalaman laut). Keindahannya menuntut kekaguman, sementara misterinya mengundang perenungan spiritual. Potensi ini menjadikan Palabuhanratu destinasi yang unik: sebuah perpaduan antara wisata alam yang memanjakan mata dan wisata religi yang menyentuh jiwa. Saat libur dan berkah Idul Fitri 1447 H ribuan wisatawan berkunjung ke Palabuhanratu untuk menikmati indahnya alam serta deburan laut pantai selatan.

Namun, keindahan yang “Sakawayana” (sejati/abadi) ini tidak boleh berhenti pada decak kagum semata. Untuk mendatangkan berkah bagi Sukabumi, pengelolaan kawasan ini harus dilakukan dengan pendekatan yang holistik:

1. Optimalisasi Berbasis Budaya: Pembangunan fasilitas wisata harus tetap selaras dengan kearifan lokal agar nilai spiritualitasnya tidak luntur oleh komersialisasi buta.

2. Pemberdayaan UMKM: Destinasi kelas dunia harus menjadi panggung bagi produk lokal. Dari kerajinan tangan hingga kuliner pesisir, ekonomi kerakyatan harus menjadi tulang punggung di setiap titik wisata.

3. Ekosistem Ekonomi Kreatif: Integrasi antara sejarah (Istana Tenjo Resmi) dan modernitas harus mampu menciptakan lapangan kerja bagi anak muda Sukabumi di sektor jasa dan kreatif. Menggerakan perekonomian masyarakat Sukabumi.

Menjadikan Palabuhanratu sebagai lokomotif ekonomi berarti menjaga warisan Bung Karno sekaligus memuliakan alam. Jika dikelola dengan hati dan visi, setiap butir pasir di Palabuhanratu tidak hanya akan membawa wisatawan, tetapi juga membawa kesejahteraan nyata bagi seluruh masyarakat Sukabumi.***

Editor : M.Nabil

AK Exhaust Performance Spesialis Knalpot Mobil Standar hingga Racing

0

Gurilaps.com, Bandung || Bengkel knalpot AK Exhaust yang berlokasi di jalur utama Jl. Raya Soreang-Ciwidey No.179b, Karamatmulya, Kec. Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40914.

Semakin dikenal sebagai spesialis pengerjaan knalpot mobil. Fokus pada kendaraan roda empat, bengkel ini menawarkan layanan profesional mulai dari knalpot standar hingga sistem knalpot racing.

Pemilik AK Exhaust Performance, Arman, mengatakan bahwa bengkelnya berkomitmen memberikan hasil terbaik untuk setiap pelanggan, khususnya pengguna mobil yang menginginkan performa dan tampilan knalpot yang optimal.

“Kami fokus di knalpot mobil, baik standar maupun racing. Mulai dari perbaikan, penggantian, hingga custom sesuai permintaan pelanggan, semua kami kerjakan dengan teliti,” ujar Arman.

AK Exhaust Performance melayani berbagai kebutuhan seperti perbaikan knalpot bocor, peningkatan performa mesin melalui sistem exhaust yang tepat, hingga modifikasi suara agar lebih sporty namun tetap nyaman digunakan harian.

Keunggulan bengkel ini terletak pada kualitas pengerjaan yang rapi, penggunaan material yang kuat dan tahan lama, serta harga yang bersaing. Selain itu, pelanggan juga dapat berkonsultasi langsung untuk menentukan jenis knalpot yang sesuai dengan karakter mobil dan kebutuhan penggunaan.

Dengan meningkatnya tren modifikasi mobil, AK Exhaust Performance hadir sebagai solusi terpercaya bagi masyarakat di kawasan Soreang–Ciwidey dan sekitarnya.

“Kami ingin memberikan layanan terbaik dan menjadi bengkel knalpot mobil yang bisa diandalkan oleh semua kalangan,” tambah Arman.

Bagi pengguna mobil yang melintas di jalur Soreang–Ciwidey, AK Exhaust Performance menjadi pilihan tepat untuk mendapatkan layanan knalpot berkualitas, baik untuk kebutuhan standar maupun racing.

Contact Person And Reservasi AK Exhaust Performance : +62 895-2111-0666.***

Editor : M.Nabil

Jalur Arung Jeram Citarik-Cikidang Sukabumi Lumpuh, Banyak Kendaraan Tidak Kuat Menanjak.

0

GURILAPS.COM || Kemacetan total terjadi di kawasan wisata arung jeram Citarik, tepatnya di Jalan Buniwangi, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (24/3/2026). Arus kendaraan dari kedua arah terpantau tidak bergerak, menyebabkan antrean panjang yang mengular di sepanjang ruas jalan tersebut.

Diketahui, kemacetan juga pada Senin malam (23/4/2026) menimpa jalur tersebut. Kemacetan ini terjadi di jalur yang dikenal memiliki medan cukup ekstrem, terutama di titik-titik tanjakan. Banyak kendaraan roda empat dilaporkan tidak kuat menanjak akibat padatnya arus lalu lintas, sehingga memperparah kondisi kemacetan di lokasi.

Terpantau, sejumlah warga setempat terlihat turun untuk membantu para pengendara yang kesulitan. Mereka bahu-membahu mendorong kendaraan yang tidak mampu melewati tanjakan, terutama di titik-titik rawan yang mengalami kepadatan paling parah.

Salah satu pengunjung asal Bogor, Epul (31), mengaku terjebak kemacetan saat hendak pulang setelah berlibur di kawasan Pantai Citepus, Palabuhanratu. “Saya dari Citepus mau pulang, tapi disini sudah macet total. Di tanjakan mobil juga banyak yang nggak kuat, jadi makin lama antreannya,” ujarnya.

Kepadatan lalu lintas diduga dipicu oleh tingginya volume kendaraan pada momen libur Lebaran. Mayoritas pengendara merupakan wisatawan yang hendak kembali ke daerah asal, serta sebagian lainnya masih menuju kawasan wisata Palabuhanratu.

Selain warga, petugas dari P2BK yang melintas di lokasi juga turut membantu mengurai kemacetan. Petugas tersebut awalnya hendak menuju pos di kawasan Leter S, namun memilih membantu pengendara yang mengalami kesulitan di tanjakan. “Ini saya tadinya mau ke pos Leter S, tapi disini tanjakan Arung Jeram macet dan banyak kendaraan yang tidak kuat nanjak, saya turut bantu mendorong agar lalu lintas bisa sedikit lancar,” ungkap salah satu petugas P2BK.

Kemacetan dilaporkan terjadi cukup panjang, mulai dari pertigaan Buniwangi hingga kawasan Leter S Cikidang. Kondisi ini membuat waktu tempuh kendaraan menjadi jauh lebih lama dari biasanya.

Para pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati, menjaga kondisi kendaraan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (IFU)***

EDITOR : M.NABIL

Wisatawan Luar Kota Padati Pantai Istana Presiden Palabuhanratu Sukabumi Jelang Akhir Liburan

GURILAPS.COM || Kawasan wisata Pantai Istana Presiden di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, dipadati ribuan pengunjung dari berbagai daerah pada Selasa (23/3/2026). Lonjakan wisatawan ini terjadi seiring berakhirnya masa libur panjang sebelum masyarakat kembali beraktivitas normal pada esok hari.

Pantauan di lokasi menunjukkan arus lalu lintas menuju objek wisata pantai mengalami kepadatan sejak kemarin. Mayoritas pengunjung didominasi oleh kendaraan roda dua dan mobil pribadi yang berasal dari luar kota, seperti Bogor, Jakarta, dan Bandung.

Salah satu pengunjung asal Bogor, Bono, mengaku rela menempuh perjalanan jauh demi menikmati suasana pantai di Sukabumi selatan ini. Ia datang bersama rombongan keluarga besar dengan menggunakan empat unit sepeda motor.

“Kami berangkat dari Bogor jam 10 pagi, tapi baru sampai sini jam 5 sore. Perjalanan cukup melelahkan karena terjebak macet di beberapa titik,” ujar Bobo saat ditemui di pesisir pantai, Selasa sore.

Bono menjelaskan bahwa pilihannya jatuh ke Palabuhanratu karena pertimbangan waktu yang sudah mepet. Biasanya, ia dan keluarga lebih sering menghabiskan waktu libur ke Pantai Sawarna, Banten. Namun, karena masa libur akan segera berakhir, Palabuhanratu dianggap menjadi pilihan yang paling realistis.

“Alasannya karena sebentar lagi saya sudah harus masuk kerja dan anak-anak juga mulai masuk sekolah. Jadi cari yang lebih dekat saja dibanding ke Sawarna,” tambahnya.

Meski baru tiba menjelang petang, Bono dan keluarganya tidak berencana menginap. Mereka berencana langsung bertolak kembali ke Bogor pada malam ini sekitar pukul 20.00 WIB guna mempersiapkan diri untuk rutinitas esok hari.

“Nanti jam delapan malam langsung pulang lagi, karena besok pagi sudah harus mulai kerja,” pungkasnya. (Yosep M)***

Editor : M.Nabil

Volume Kendaraan Meningkat, Polisi Berlakukan Buka-Tutup di Pertigaan Bagbagan Sukabumi

0

GURILAPS.COM || Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi memberlakukan sistem buka-tutup arus lalu lintas di titik krusial Pertigaan Bagbagan, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (23/3/2026). Langkah ini diambil guna mengurai kepadatan kendaraan wisatawan yang mulai memadati jalur menuju kawasan pesisir Palabuhanratu.

Berdasarkan pantauan di lokasi sejak pagi hingga siang hari, arus kendaraan yang datang dari arah Sukabumi Kota maupun Bogor menuju Palabuhanratu terpantau ramai merayap. Sebaliknya, arus lalu lintas dari arah Palabuhanratu menuju Sukabumi cenderung lebih lancar dan tidak mengalami kendala berarti.

“Sistem buka-tutup kami terapkan secara situasional untuk memprioritaskan kendaraan yang masuk ke area wisata agar tidak terjadi penguncian di pertigaan,” ujar salah seorang anggota Satlantas yang bertugas di lokasi namun enggan disebutkan namanya.

Pihak kepolisian juga memberikan saran bagi para pelancong yang ingin menghindari kepadatan di pusat Palabuhanratu. Masyarakat diimbau untuk mempertimbangkan destinasi alternatif yang saat ini aksesnya masih sangat terkendali.

“Bagi wisatawan yang tidak ingin terjebak antrean, kami sarankan untuk mengalihkan tujuan liburan ke arah Geopark Ciletuh. Jalur menuju ke sana saat ini terbilang lancar dan bisa menjadi opsi tepat untuk menghindari kemacetan di Bagbagan,” tambah petugas tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian masih bersiaga di titik-titik rawan macet untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa libur ini. (YOSEP M)***

EDITOR : M.NABIL

Tanjakan Leter S Cikidang di H+2 Lebaran Ramai di Pagi Hari, Menuju Objek Wisata Palabuhanratu 

0

Gurilaps.com || Tanjakan Leter S atau Jalan Raya Cikidang di Kabupaten Sukabumi terpantau cukup ramai oleh pengunjung pada pagi hari H+2 Lebaran. Arus kendaraan didominasi oleh wisatawan yang akan menuju kawasan objek wisata Palabuhanratu. Senin (23/3/2026).

Diketahui, kepadatan mulai terlihat sejak pagi hari dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur Lebaran.

Begitu juga cuaca cerah turut mendukung aktivitas perjalanan para pengunjung. Udara pagi yang sejuk di kawasan tanjakan Leter S Cikidang memberikan kenyamanan untuk para pengguna jalan yang melintas.

Selain itu juga pemandangan alam yang masih dinilai asri juga menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk sejenak menikmati suasana.

Salah seorang pengunjung asal Parungkuda, Sukabumi, Imam (22), mengatakan bahwa dirinya bersama teman-temannya sengaja berangkat pagi untuk menghindari kemacetan. “Kami sengaja berangkat pagi biar tidak kena macet, juga sekalian ingin menikmati suasana di Leter S yang masih segar sambil mengabadikan momen,” ujarnya saat wawancarai di lokasi.

Ia juga mengatakan selalu memilih jalur Cikidang karena dinilai lebih cepat meskipun memiliki medan yang cukup menantang. “Memang jalurnya curam ya dan menanjak berkelok juga, tapi lebih cepat dibanding jalur lain, tapi kita juga berusaha selalu safety,” tambahnya.

Disisi lain, terlihat sejumlah pengunjung juga memanfaatkan area di sekitar tanjakan Leter S untuk beristirahat sejenak. Mereka tampak berhenti untuk menikmati kopi, sarapan ringan, hingga melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanan menuju Palabuhanratu.

Aktivitas tersebut membuat beberapa titik di sepanjang jalur Leter S terlihat dipadati kendaraan yang parkir sementara di bahu jalan.

Kendati demikian, arus lalu lintas masih terpantau lancar dengan pengaturan yang cukup tertib dari para pengguna jalan.

Jalan Raya Cikidang sendiri dikenal sebagai jalur alternatif yang menghubungkan wilayah Bogor, Jakarta, dan Sukabumi menuju Palabuhanratu.

Jalur ini kerap menjadi pilihan pengendara karena dinilai dapat memangkas waktu tempuh, meski kontur jalan yang berkelok dan menanjak.

Para pengunjung diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi tanjakan Leter S tersebut, terutama di titik-titik rawan seperti tanjakan dan tikungan tajam. Dan padtikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan. (Ujeng S)***

Editor : M.Nabil

Momen Libur Idul Fitri, Pantai Citepus Palabuhanratu Tempat Liburan Yang Dikunjungi Wisatawan

0

GURILAPS.COM || Pantai Baldes di kawasan Citepus, Palabuhanratu, menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan saat libur Idul Fitri. Sejak pagi hingga sore hari, kawasan pantai tersebut dipadati oleh pengunjung yang datang dari berbagai daerah untuk menikmati suasana liburan.

Kunjungan wisatawan terpantau terus meningkat sepanjang hari. Kepadatan tidak hanya terjadi di area pantai, tetapi juga di
sepanjang jalan raya menuju lokasi wisata yang dipenuhi kendaraan pribadi maupun rombongan.

Para pengunjung tampak menikmati waktu liburan dengan penuh keceriaan. Banyak di antaranya bermain air, berenang, hingga sekadar berjalan-jalan di sepanjang bibir pantai sambil menikmati semilir angin laut.

Cuaca cerah yang menyelimuti kawasan Pantai Baldes turut mendukung kenyamanan wisatawan membuat suasana liburan terasa semakin menyenangkan. Terutama bagi keluarga yang datang bersama anak-anak.

Abdu (23), pengunjung asal Bojonggaling, mengaku menikmati suasana pantai sambil bersantai bersama teman-temannya. “Saya ke sini bareng teman-teman, nongkrong sambil lihat pemandangan laut. Suasananya enak banget, apalagi sore begini sambil nunggu sunset,” ujarnya.

Menjelang sore hari, suasana pantai semakin ramai. Banyak pengunjung yang sengaja menunggu momen matahari terbenam atau sunset yang menjadi daya tarik utama Pantai Baldes. Pemandangan langit yang berubah warna menjadi latar favorit untuk berfoto.

wisatawan asal Bogor, Firman (56), mengatakan dirinya datang bersama keluarga untuk menikmati libur Lebaran. “Kami sengaja liburan ke sini sama keluarga, anak-anak juga senang bisa main pasir dan mandi di laut. Pemandangannya bagus, cocok untuk kumpul keluarga,” katanya.

Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa dan lanjut usia terlihat larut dalam suasana pantai. Mereka tampak asyik bermain pasir, bercengkerama, dan mengabadikan momen kebersamaan, menjadikan Pantai Baldes sebagai salah satu pilihan utama untuk mengisi libur Idul Fitri. (Yosep M)***

Editor : M.Nabil

Editorial: Menjemput Berkah Idul Fitri 1447 H dalam Harmoni Gurilaps Sukabumi

Oleh : Aam Abdul Salam, Dewan Penasehat SMSI Sukabumi, Penasehat PWI Kab.Sukabumi, dan Presidium KAHMI Sukabumi

Gurilaps.com || Gema takbir mulai membubung, menandai hadirnya Idul Fitri 1447 H. Bagi Kabupaten Sukabumi, momen kemenangan ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan sebuah simfoni budaya dan spiritualitas yang menyatu dengan kemegahan alam. Lebaran tahun 2026 ini menjadi panggung pembuktian bagaimana “Gurilaps” (Gunung, Rimba, Laut, Pantai, Sungai) bukan lagi sekadar akronim, melainkan identitas wisata kelas dunia yang siap memanjakan mata dan jiwa.

Secara spiritual, Idul Fitri adalah momen kembali ke fitrah. Di Sukabumi, perjalanan spiritual tersebut terasa lengkap saat kita menatap hamparan pantai selatan yang luas, menghirup udara segar hutan yang asri, atau mendengar gemericik sungai yang jernih. Alam Sukabumi adalah pengingat akan kebesaran Sang Pencipta, menjadikannya destinasi sempurna bagi wisatawan lokal maupun mancanegara untuk melepas penat sekaligus bersyukur.

Keindahan ini tentu tak dibiarkan tanpa penjagaan. Kenyamanan para pemudik dan pelancong merupakan buah dari kepemimpinan visioner Bupati H.Asep Japar dan H.Andreas Wakil Bupati Sukabumi. Melalui koordinasi taktis bersama jajaran dinas dan lembaga Pemkab, persiapan matang telah dilakukan jauh-jauh hari. Kita melihat sinergi luar biasa di lapangan: aparat keamanan lintas sektor berjaga dengan sigap di setiap titik rawan, memastikan situasi tetap aman, nyaman, dan damai bagi setiap tamu yang menginjakkan kaki di Bumi Karamat.

Lonjakan kunjungan wisatawan pada musim Lebaran 2026 ini juga tidak terjadi secara instan. Ini adalah hasil dari mesin promosi yang bergerak serentak. Dukungan penuh dari para pemangku kepentingan, terutama peran strategis PWI Kabupaten Sukabumi dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya,  berperanserta dalam membangun narasi positif yang memikat publik. Kolaborasi media dan pemerintah inilah yang membuat potensi wisata kita terdengar hingga ke pelosok negeri.

Idul Fitri 1447 H di Sukabumi adalah perayaan harmoni. Antara pelayanan publik yang prima, kesigapan pengamanan, dan kearifan budaya masyarakatnya dalam menjaga alam. Mari kita rayakan kemenangan ini dengan menjadi wisatawan yang bertanggung jawab, sembari menikmati berkah tuhan di tanah Sukabumi yang mempesona.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Mohon Maaf Lahir dan Batin. ***

EDITOR : M.NABIL