Kamis, Agustus 6, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Sukabumi Dirusak Pria Bergolok, Ini Motifnya

GURILAPS.COM, SUKABUMI || Fasilitas Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yaspida II Selawangi 1 di Kampung Cibeureum Wetan, Desa Selawangi, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, menjadi sasaran aksi perusakan pada Rabu (5/8/2026) dini hari.

Bangunan yang berfungsi mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut dirusak oleh seorang pria berinisial C (35) menggunakan sebilah golok sekitar pukul 00.30 WIB.

Kronologi Kejadian dan Kerusakan

Aksi nekat pelaku menyebabkan sejumlah fasilitas di lokasi mengalami kerusakan cukup parah. Berdasarkan data pihak kepolisian, fasilitas yang rusak meliputi: Kaca pos keamanan pecah. Penutup pagar fiber rusak. Pintu kantor mengalami kerusakan. Kaca spion kendaraan operasional pecah.

Total kerugian materiel akibat amukan pria tersebut diperkirakan mencapai Rp. 2 juta.

Motif Kecewa dan Dugaan Mabuk

Kapolsek Sukaraja, Kompol Aguk Khusaini, membenarkan terjadinya insiden perusakan tersebut. Hasil pemeriksaan awal mengindikasikan bahwa pelaku melakukan aksinya di bawah pengaruh minuman beralkohol.

“Terduga pelaku berinisial C datang ke lokasi dan melakukan pengrusakan menggunakan sebilah golok. Dugaan sementara, yang bersangkutan berada dalam kondisi mabuk,” ujar Aguk saat dikonfirmasi, Rabu (5/8/2026).

Terkait motif, polisi menduga aksi ini dipicu oleh kekecewaan pribadi pelaku. C sebelumnya diketahui sempat berusaha memasukkan salah satu anggota keluarganya untuk bekerja di dapur pelayanan gizi tersebut, namun ditolak.

Proses Hukum Berjalan

Polisi bergerak cepat dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti di lokasi. Dua orang saksi telah dimintai keterangan, yaitu: Ruslan (24), selaku Kepala SPPG, Herlin (40), petugas keamanan yang berjaga.

Pihak pengelola dapur SPPG telah resmi melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Sukaraja untuk menuntut keadilan.

“Terduga pelaku merupakan warga setempat. Saat ini pihak pengelola dapur tengah menyelesaikan proses pelaporan resmi, sementara penyelidikan terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Kompol Aguk. (Dede Heri)***

EDITOR : M.NABIL

Popular Articles