GURILAPS.COM, SUKABUMI || Kebersihan adalah bagian dari iman, dan pendidikan adalah jembatan untuk mewujudkannya. Menyadari hal tersebut, Kelompok 4 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) STKIP Bina Mutiara Sukabumi mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan edukasi nyata melalui program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Senin (10/8/2026).
Langkah ini diambil bukan sekadar aktivitas sosial, melainkan sebuah gerakan moral untuk mengimbangi program nasional Makanan Bergizi Gratis dari pemerintah. Mahasiswa bergerak menyentuh aspek mendasar: membentuk raga yang sehat agar mampu melahirkan jiwa yang kuat dan taat.
Menjaga “Bait” Ruhani Melalui Kebersihan Raga
Edukasi yang menyasar SDN Gunung Sunda dan SDN Gombong ini menekankan bahwa menjaga tubuh tetap suci dan bersih adalah bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta. Asupan makanan yang bergizi dari program pemerintah harus disambut oleh wadah yang bersih.Ketua Kelompok 4 KKM Desa Cimaja, Yosep Maulana, menegaskan pentingnya keterkaitan antara pemenuhan fisik dan pembentukan kebiasaan baik ini.
“Mengambil program ini bukan tanpa alasan. Kami hadir untuk memperkuat kesehatan siswa. Ketika pemerintah meluncurkan program Makanan Bergizi Gratis, mahasiswa hadir memperkuatnya dari sisi kebiasaan hidup bersih dan sehat. Percuma makanan bergizi jika anak-anak belum terbiasa menjaga kebersihan diri,” ujar Yosep.
Praktik Nyata: Membasuh Tangan, Mensucikan Diri
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya memberi teori, tetapi mencontohkan langsung sebagai bagian dari keteladanan pendidikan Islam (uswah hasanah). Para siswa diajarkan tata cara mencuci tangan yang benar menggunakan sabun sebelum makan.
Selain itu, mereka dibekali kedisiplinan merawat diri melalui edukasi menyikat gigi pada waktu-waktu krusial: Sesudah makan, Sebelum tidur malam, Setelah bangun tidur.
Siswa juga diajak untuk lebih bijak dan selektif dalam memilih makanan dengan menghindari jajanan yang tidak sehat di lingkungan sekolah. Hal ini selaras dengan prinsip mengonsumsi makanan yang tidak hanya bergizi, tetapi juga baik (thayyib).
Menjaga Lingkungan sebagai Amanah
Tak berhenti pada kebersihan personal, para mahasiswa KKM Kelompok 4 turut mengetuk kesadaran spiritual siswa dan pihak sekolah untuk menjaga alam sekitar. Mereka bergotong-royong memastikan ruang kelas hingga fasilitas toilet tetap bersih dan layak guna. Aktivitas ini mengajarkan siswa bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari amanah manusia sebagai khalifah di bumi.
Melalui pendekatan literasi fisik dan sentuhan spritual ini, KKM STKIP Bina Mutiara berharap kebiasaan PHBS ini melekat menjadi karakter yang mandiri. Ketika raga anak-anak Desa Cimaja bersih dan terjaga, mereka tidak hanya siap menerima gizi terbaik, tetapi juga siap tumbuh menjadi generasi cerdas yang bertakwa, baik di sekolah maupun di rumah. (YM)***

