Minggu, September 13, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Genjot Ekonomi Daerah, Job Fair Sukabumi Expo 2026 Buka 7.000 Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

Gurilaps.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus berupaya menggerakkan roda ekonomi daerah sekaligus menekan angka pengangguran. Salah satu langkah konkretnya adalah dengan menyediakan lebih dari 7.000 peluang kerja lewat gelaran Job Fair dalam rangkaian Sukabumi Expo 2026.

Acara yang diadakan untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 ini berlangsung di Lapang Cangehgar, Palabuhanratu, mulai tanggal 10 hingga 13 September 2026. Inisiatif ini diproyeksikan mampu menjadi stimulus positif bagi serapan tenaga kerja lokal yang kompetitif.

Mempercepat Pertemuan Pasar Tenaga Kerja dan IndustriKepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, menjelaskan bahwa bursa kerja ini dirancang sebagai jembatan langsung yang efisien antara pencari kerja lokal dan sektor industri penyedia lapangan kerja. Dari sisi bisnis, langkah ini memotong rantai proses rekrutmen sehingga dunia usaha bisa mendapatkan SDM dengan lebih cepat.

Dalam menyukseskan agenda ini, pihak pemerintah menggandeng 12 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) serta 1 Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

“Berdasarkan rekapitulasi data dari belasan lembaga tersebut, mereka sanggup menyerap sekitar 7.000 lebih tenaga kerja,” kata Sigit Widarmadi, Minggu (13/9/2026).

Peluang Global: Fokus pada Tenaga Kerja Terampil (Skilled Labour)

Menariknya, kesempatan kerja yang ditawarkan tidak terbatas pada pasar domestik saja. Job Fair Sukabumi Expo 2026 ini membuka pintu lebar-lebar bagi masyarakat untuk menembus pasar internasional.

Sejumlah negara tujuan yang siap menampung tenaga kerja asal Sukabumi antara lain: Jepang, Kawasan Timur Tengah, Negara-negara Eropa, Kawasan ASEAN, Australia

Dari perspektif ekonomi makro, pengiriman tenaga kerja ke luar negeri ini diarahkan pada pergeseran tren. Pemerintah tidak lagi memprioritaskan pekerjaan sektor domestik dengan kualifikasi rendah (low-skilled). Fokus utama saat ini adalah skilled labour atau tenaga kerja yang memiliki keahlian khusus dan sertifikasi kompetensi global.

“Keberadaan LPK sangat krusial di sini. Mereka berfungsi melatih dan mempersiapkan calon tenaga kerja agar standar kemampuannya klop dengan kebutuhan pasar industri internasional,” tambah Sigit.

Mendorong Pertumbuhan dan Kesejahteraan Ekonomi Lokal

Melalui pembukaan akses lapangan kerja yang masif ini, Disnakertrans Kabupaten Sukabumi optimis dampaknya akan langsung terasa pada perekonomian rumah tangga warga. Penyerapan ribuan tenaga kerja ini diharapkan bisa mendongkrak daya beli masyarakat, mengurangi beban sosial daerah, serta meningkatkan kesejahteraan secara menyeluruh.

Dunia usaha lokal pun diharapkan ikut tumbuh berkat hadirnya ekosistem tenaga kerja yang lebih produktif dan terlatih pasca-pelaksanaan bursa kerja ini. (YM)***

Editor : M.Nabil

Popular Articles