Kamis, April 16, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

BPBD Turunkan Perahu Karet untuk Akses Penyeberangan Warga di Lewi Dinding Jampang Tengah Sukabumi

Gurilaps.com || Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menurunkan satu unit perahu karet sebagai sarana penyeberangan darurat bagi warga Kampung Lewi Dinding, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampang Tengah, Kamis (08/01/2026).

Langkah ini dilakukan menyusul terputusnya akses jembatan yang selama ini menjadi jalur vital masyarakat.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampang Tengah, Dadi Supardi, menjelaskan bahwa perahu karet tersebut digunakan untuk melancarkan aktivitas warga dari kedua sisi sungai, khususnya untuk keperluan pendidikan, pertanian, perdagangan, dan aktivitas harian lainnya.

“Hari ini kami menurunkan satu unit perahu karet sebagai sarana penyeberangan darurat. Setelah pemasangan selesai, kami akan memberikan arahan dan bimbingan teknis kepada karang taruna atau tokoh masyarakat yang ditunjuk untuk mengoperasikan perahu. Hal ini demi keselamatan warga,” ujarnya.

Menurutnya, lintasan penyeberangan yang disiapkan memiliki panjang sekitar 80 meter dengan menggunakan tali pengaman. Dalam kegiatan tersebut, BPBD menurunkan 8 personel, 1 unit perahu karet, serta kendaraan operasional KR4 Rescue untuk mendukung pelaksanaan di lokasi.

Dadi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian terkait pembangunan jembatan permanen. Oleh karena itu, BPBD masih fokus pada penanganan darurat guna memastikan akses masyarakat tetap berjalan.

“Untuk sementara, perahu karet ini digunakan sampai ada pembangunan jembatan darurat. Kami juga akan melakukan pemantauan secara berkala, baik dengan personel yang siaga di lokasi maupun melalui koordinasi dengan pemerintah desa,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menggunakan perahu sesuai fungsinya dan tidak menjadikannya sebagai sarana konten media sosial.

Warga diminta tetap mengutamakan keselamatan serta mengambil gambar atau video dari lokasi yang aman dan tidak terlalu dekat dengan sungai. Perahu tersebut hanya diperuntukkan bagi penyeberangan orang, bukan kendaraan.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Tanjungsari, Abdul Kohar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPBD atas bantuan perahu karet yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPBD atas bantuan perahu karet ini. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Namun tetap harus ada pemandu yang menguasai cara pengoperasiannya demi keselamatan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihak desa akan menugaskan warga yang stand by setiap hari untuk membantu operasional perahu, khususnya mereka yang telah mendapatkan arahan teknis.

Sebelum adanya perahu karet, warga harus menggunakan jalur alternatif yang dinilai kurang efektif dan memiliki banyak kendala. Dengan adanya sarana penyeberangan darurat ini, diharapkan dapat menjadi solusi sementara bagi mobilitas warga Kampung Lewi Dinding.

Abdul Kohar juga mengingatkan masyarakat agar menjaga dan merawat perahu karet tersebut serta menyesuaikan penggunaannya dengan kondisi cuaca, terutama saat debit air sungai meningkat.

“Ini merupakan akses vital bagi warga Lewi Dinding yang terdiri dari 8 RT dengan jumlah sekitar 951 jiwa. Bahkan, jembatan ini juga biasa digunakan oleh warga dari desa lain seperti Desa Sukamaju dan Wangunreja. Jadi kami berharap semua pihak ikut menjaga demi keselamatan bersama,” pungkasnya.***

Editor : M.Nabil

Popular Articles