Kamis, Mei 14, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

O2SN dan LMBOS 2026 di Jampangtengah Jadi Sarana Pemantauan Bakat Olahraga Siswa SD

Gurilaps.com || Pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Lomba Minat Bakat Olahraga Siswa (LMBOS) tingkat Kecamatan Jampangtengah tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi antar pelajar, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana pemetaan dan pemantauan potensi atlet usia dini di tingkat sekolah dasar.

Kegiatan yang diikuti ratusan siswa dari 43 SD dan SDI tersebut digelar di Lapang Ciguna dan Gedung SD Ciguna, Desa Julang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, pada 11–12 Mei 2026.

Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Kecamatan Jampangtengah, Dimas Ruswandi, mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan tahun ini diarahkan untuk memberikan ruang evaluasi kemampuan dasar peserta didik dalam bidang olahraga.

Menurutnya, selain sebagai ajang pertandingan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses identifikasi atlet potensial yang nantinya akan dibina lebih lanjut untuk mewakili kecamatan pada tingkat kabupaten.

“Pelaksanaan kegiatan ini kami jadikan momentum untuk melihat perkembangan kemampuan siswa di berbagai cabang olahraga, sehingga bisa menjadi bahan pembinaan ke depan,” ujarnya.

Selama dua hari pelaksanaan, terdapat delapan cabang olahraga yang dipertandingkan. Pada hari terakhir, kegiatan difokuskan pada pertandingan sepak bola mini, sementara cabang lainnya dilaksanakan pada hari pertama.

Pihak penyelenggara menyebut pemusatan lokasi kegiatan di kawasan Ciguna dilakukan untuk memudahkan koordinasi teknis dan efisiensi pelaksanaan antar sekolah peserta.

Selain guru pendidikan jasmani, kegiatan ini juga melibatkan koordinasi kepala sekolah dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) serta dukungan dari organisasi profesi guru di wilayah setempat.

Dimas menambahkan, hasil dari kegiatan ini akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan program pembinaan olahraga siswa di tingkat kecamatan, termasuk persiapan menghadapi kompetisi di jenjang yang lebih tinggi.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut secara berkesinambungan sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter melalui olahraga di lingkungan sekolah dasar.

Kegiatan ini ditutup dengan harapan agar proses pembinaan olahraga di tingkat sekolah dasar dapat berjalan lebih terarah, sistematis, dan berkelanjutan. (YM)****

Editor : M.Nabil

Popular Articles