GO UP

Seni Kertas Daur Ulang (12-16 pax)

separator
Price Rp 367000 1 hari
Scroll down

Seni Kertas Daur Ulang (12-16 pax)

Rp 367000 per person

Seni membuat kertas dari bahan daur ulang dan tumbuhan kering.

Pembuatan kembali kertas yang sudah terpakai atau yang sering kita sebut mendaur ulang sampah adalah salah satu alternatif untuk penyelamatan lingkungan hidup. Dan ternyata bisnis daur ulang sampah kertas ini merupakan bisnis yang sangat menggiurkan. Bagaimana tidak, dengan modal yang sangat minim kita bisa menjadikan sampah-sampah kertas ini bernilai jual tinggi. Terlebih dalam Seni Kertas Daur Ulang ini, selain menggunakan bahan kertas bekas juga kita akan mengetahui bagaimana dedaunan kering dapat dirubah menjadi kertas. Kemudian pewarnanya digunakan pewarna alami yang bisa kita dapatkan di lingkungan sekitar, seperti daun pandan/suji, kunyit dan lain – lain untuk menghasilkan warna – warna indah perpaduan alami. Dengan memakai kertas daur ulang kita turut mendukung kampanye GO GREEN yang terus gencar digalakan oleh berbagai kalangan.

Apa yang akan Anda lakukan?

Peserta akan diajak mengunjungi pedesaan yang indah dan damai, untuk melangsungkan kegiatan pembuatan kertas dari bahan kertas bekas atau bahan dedaunan kering. Dibimbing oleh seorang praktisi seni kertas daur ulang, peserta akan mengerjakan langsung cara membuat kertas dari bahan kertas bekas dan bahan alami berupa dedaunan kering, dilanjutkan dengan melakukan tehnik pewarnaan yang juga menggunakan bahan alami. Setelah dihasilkan kertas daur ulang yang berkarakter dan memiliki nilai seni itu, peserta akan memanfaatkan kertas itu untuk dibuat menjadi sebuah karya seni dengan memadukan bahan – bahan alami dimana peserta akan mencarinya sendiri di lingkungan sekitar, seperti kerikil, ranting, dedaunan, biji – bijian dll. Untuk dijadikan bahan desain karya seni dari bahan kertas daur ulang tersebut.

Yang akan disediakan : 

  • Transportasi lokal
  • Tempat kegiatan
  • Makan 1 x dan 2 x snack
  • Fasilitator (Praktisi Seni Daur Ulang Kertas)
  • Tour leader
  • Proses pembuatan kertas daur ulang dan alami
  • Proses pewarnaan bahan alami
  • Desain karya seni dari kertas daur ulang
  • Membawa pulang souvenir produk kertas daur ulang yang dikerjakan sendiri

Tentang host

Redkreasi merupakan sebuah trip organizer jasa wisata umum, yang pada perkembangannya terus berinovasi untuk mengemas dan mengembangkan paket program wisata yang mengkolaborasikan unsur rekreasi, edukasi dan kreasi menjadi suatu kesatuan, sehingga konsep wisata menjadi unik tetap tidak lepas dari dasarnya kegiatan wisata yaitu rekreasi yang menyenangkan.

 

  • Departure
    Lobby Hotel Salak The Heritage Jl. Ir. Haji Djuanda No. 8, Kota Bogor, Jawa Barat 16121
  • Departure Time
    08.00 WIB
  • Return Time
    17.00 WIB
  • Dress Code
    Baju Bebas
1
Kegiatan
  • 08.00-09.00 - Menuju lokasi desa tempat kegiatan. (Lokal Transport) (Snack), tiba di lokasi.
  • 09:00-09.30 - Pengenalan daur ulang kertas
  • 09:00-12.00 - Mengerjakan langsung :  1. Proses pembuatan kertas, 2. Teknik pewarnaan kertas alami
  • 12:00-13:00 - Break - Ishoma
  • 13:00-14.30 - Membuat karya dari kertas daru ulang
  • 14.30-15.00 - Event selesai
  • 15.00-16.00 - Kembali ke meeting point Hotel Salak The Heritage (Dengan menggunakan Lokal Transportasi)

Tour Location

Pedesaan, Kota Bogor
Kota Bogor (Sunda: adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini terletak 59 km sebelah selatan Jakarta, dan wilayahnya berada di tengah-tengah wilayah Kabupaten Bogor. Dahulu luasnya 21,56 km², namun kini telah berkembang menjadi 118,50 km² dan jumlah penduduknya 1.030.720 jiwa (2014). Bogor dikenal dengan julukan kota hujan, karena memiliki curah hujan yang sangat tinggi. Kota Bogor terdiri atas 6 Kecamatan yang dibagi lagi atas sejumlah 68 Kelurahan. Pada masa Kolonial Belanda, Bogor dikenal dengan nama Buitenzorg(pengucapan: boit'n-zôrkh", bœit'-) yang berarti "tanpa kecemasan" atau "aman tenteram". Hari jadi Kabupaten Bogor dan Kota Bogor diperingati setiap tanggal 3 Juni, karena tanggal 3 Juni 1482 merupakan hari penobatan Prabu Siliwangi sebagai raja dari Kerajaan Pajajaran. Bogor (berarti "enau") telah lama dikenal dijadikan pusat pendidikan dan penelitian pertanian nasional. Di sinilah berbagai lembaga dan balai penelitian pertanian dan biologi berdiri sejak abad ke-19. Salah satunya yaitu, Institut Pertanian Bogor, berdiri sejak awal abad ke-20. Kota Bogor memiliki banyak icon wisata, salah satunya Kebun Raya Bogor yang dikelilingnya mulai dijadikan sarana olahraga baru "Jogging" oleh warga Bogor semenjak walikota Bima Arya membenahi pedestrian di sekeliling Kebun Raya Bogor menjadi lebih lebar dan lebih menarik. Kota Bogor terletak pada ketinggian 190 sampai 330 m dari permukaan laut. Udaranya relatif sejuk dengan suhu udara rata-rata setiap bulannya adalah 26 °C dan kelembaban udaranya kurang lebih 70%. Suhu rata-rata terendah di Bogor adalah 21,8 °C, paling sering terjadi pada Bulan Desember dan Januari. Arah mata angin dipengaruhi oleh angin muson. Bulan Mei sampai Maret dipengaruhi angin muson barat. Kemiringan Kota Bogor berkisar antara 0–15% dan sebagian kecil daerahnya mempunyai kemiringan antara 15–30%. Jenis tanah hampir di seluruh wilayah adalah latosol coklat kemerahan dengan kedalaman efektif tanah lebih dari 90 cm dan tekstur tanah yang halus serta bersifat agak peka terhadap erosi. Bogor terletak pada kaki Gunung Salak dan Gunung Gede sehingga sangat kaya akan hujan orografi. Angin laut dari Laut Jawa yang membawa banyak uap air masuk ke pedalaman dan naik secara mendadak di wilayah Bogor sehingga uap air langsung terkondensasidan menjadi hujan. Hampir setiap hari turun hujan di kota ini dalam setahun (70%) sehingga dijuluki "Kota Hujan". Keunikan iklim lokal ini dimanfaatkan oleh para perencana kolonial Belanda dengan menjadikan Bogor sebagai pusat penelitian botani dan pertanian, yang diteruskan hingga sekarang.

Leave a Reply

Accommodation
Meals
Overall
Transport
Value for Money