GO UP
Image Alt

Belajar Maenpo, yuk!

Belajar Maenpo, yuk!

Pencipta dan penyebar pertama aliran pencak silat Maenpo Cikalong adalah R. Jayaperbata yang kemudian berganti nama menjadi R. Haji Ibrahim (1816-1906) setelah berziarah ke Tanah Suci. R.H. Ibrahim merupakan keturunan bangsawan Cianjur.

Setelah menimba ilmu dari sejumlah guru baik di Cimande maupun di Batavia, ia merasa ilmu yang dipelajarinya lebih bersifat ofensif. R.H. Ibrahim lantas mengembangkan aliran Cikalong yang lebih bertujuan membela diri.

Kemudian, R.H. Ibrahim melakukan perenungan selama tiga tahun dengan cara sering berkhalwat di sebuah gua di kampung Jelebud, di pinggir sungai Cikundul Leutik Cikalong Kulon Cianjur. Dari Sinilah mulai terbentuk cikal bakal aliran Cikalong. Nama aliran Cikalong diberikan oleh para pengikutnya dengan mengambil nama tempat tinggal R.H. Ibrahim atau tempat mulai aliran pencak silat ini disebarkan. Maenpo merupakan seni bela diri yang unik serta relatif mudah dipelajari oleh segala kalangan dan umur. Maenpo tidak menggunakan fisik yang terlalu keras dan melelahkan. Belajar maenpo cukup mengandalkan gerakan kedua tangan dengan cara melatihnya maju dan mundur saja. Maenpo juga sangat praktis. Tanpa menggunakan tenaga kuat menghasilkan pertahanan diri yang luar biasa dengan mengembalikan tenaga lawan yang menghasilkan bantingan, jatuhan, bahkan lemparan.

Hakikat bela diri maenpo adalah kemampuan mengatasi atau menaklukkan lawan tidak dengan kekuatan jasmani semata. Maenpo lebih mengandalkan kemampuan akal dan teknis sehingga terhindar dari malapetaka baik diri sendiri ataupun orang lain. Sesungguhnya maenpo Cikalong adalah alat tali silaturahmi dan persaudaraan.